sangat mengapresiasi dipercayanya Padangsidimpuan sebagai lokasi sosialisasi yang digelar pihak KPID SumutPadangsidimpuan, 5/9 (Antarasumut)- Komisioner Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sumatera Utara menggelar Sosialisasi, Edukasi dan Literasi Media Bagi Masyarakat dan Lembaga Penyiaran di Kota Padangsidimpuan.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Walikota Padangsidimpuan, Selasa, dibuka secara resmi oleh Walikota melalui Sekda Kota Zulfeddi Simamora, melibatkan sejumlah peserta sosialisasi.
Sesi pertama kegaiatan menampilkan nara sumber Jaramen Purba, angggota bidang pengawasan isi siaran KPID Sumut membahas terkait siaran televisi dan Barkah Hadamean Harahap.
Jaramen Purba mengatakan dalam paparannya, dari hasil kajian di Amerika, konsumsi menonton TV hanya 2-2,5 jam dalam sehari. Namun Indonesia di atas rata-rata 4 jam dalam sehari.
Untuk itu, peranan orang tua sangat penting untuk memberikan pemahaman terhadap alasan pembatasan menonton siaran TV. Para ahli psikologi telah memberi peringatan bahwa anak yang menonton TV secara berlebihan dapat menyebabkan anak malas belajar.
Anak malas belajar karena sulit untuk beralih ke pelajaran dan cenderung menonton acara favoritnya. Anak yang rutin menonton TV secara berlebihan juga cenderung konsumtif dan berperilaku imitatif.
Kadis Kominfo Kota Padangsidimpuan Islahuddin Nasution yang pada sesi pertama tampil sebagai moderator juga mengatakan sangat mengapresiasi dipercayanya Padangsidimpuan sebagai lokasi sosialisasi yang digelar pihak KPID Sumut.
Pewarta: Khairul AriefEditor : Juraidi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.