"Kita juga harapkan partisipasi dari pelaku usaha wisata, saling kerja sama dan mendukung, karena ini untuk kepentingan bersama," kata Lurah Kelurahan Tiga Raja, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Ferry Risdonni Sinaga di Parapat, Senin.
Kelurahan Tiga Raja, kata Risdonni, merupakan daerah pusat kegiatan kepariwisataan yang memiliki kawasan pantai perairan Danau Toba, penginapan, hotel, dan souvenir.
Untuk memberikan kenyamanan kepada pengunjung, pihak kelurahan bersama dengan elemen masyarakat setempat mempersiapkan sejumlah lahan menjadi lokasi parkir.
"Umumnya puncak Lebaran, pengunjung mencapai 20.000-an lebih, jadi perlu tempat khusus untuk memarkirkan kendaraan tamu," kata Risdonni.
Kelurahan Tiga Raja juga mengintensifkan kebersihan lingkungan di kawasan pelabuhan atau dermaga, objek wisata sekitar pantai dan area panggung terbuka melalui upaya gotong royong.
Para pelaku kuliner seperti rumah makan dan restoran disarankan untuk membuat daftar menu lengkap dengan harganya guna menghindari ketidaknyamanan setelah mengonsumsi makanan.
"Intinya masyarakat lokasi wisata harus siap menerima tamu dengan mengedepankan keamanan, kenyamanan dan keramahtamahan, supaya ketika kembali ke daerah masing-masing, memiliki kesan yang positif," kata Risdonni.
Kepala Dinas Pariwisata Pemkab Simalungun Pahala Sinaga mengatakan, pemerintah daerah berperan melakukan pembinaan kepada pelaku wisata di objek-objek wisata.
"Kita imbau supaya mereka menerapkan pola `sadar wisata` di tempat masing-masing, supaya supaya ketika para pengunjung kembali ke daerah masing-masing, memiliki kesan yang positif," kata Pahala. ***1***
(T.KR-WRS/B/I023/I023) 19-06-2017 22:28:36
Pewarta: WaristoEditor : Juraidi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.