Madina (ANTARA) - Sebanyak 311 warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), menerima remisi atau pengurangan masa pidana dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17/8).
Pemberian remisi berlangsung di Aula Lapas Kelas IIB Panyabungan dan dipimpin Bupati Mandailing Natal Saipullah Nasution, disaksikan Wakil Bupati Atika Azmi Utammi Nasution, Kapolres Madina AKBP Bagus Priandy, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) lainnya.
Dalam kesempatan itu, Bupati Saipullah membacakan pidato Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan RI Agus Andrianto.
"Peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia yang mengusung tema Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur bukan sekadar slogan, melainkan cerminan arah perjalanan bangsa sesuai amanat UUD 1945," katanya.
Ia menyampaikan bahwa kedaulatan, keadilan, dan kemakmuran merupakan pilar penting dalam membangun sistem hukum yang tegas dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan
Kepala Lapas Kelas IIB Panyabungan Bahtiar Sitepu mengatakan remisi diberikan sebagai bentuk penghargaan negara kepada warga binaan yang menunjukkan perilaku baik dan aktif mengikuti program pembinaan selama menjalani masa pidana.
"Remisi bukan sekadar pengurangan masa pidana, tetapi bagian dari proses pembinaan dan reintegrasi sosial. Kami berharap momentum ini menjadi motivasi bagi seluruh WBP untuk terus memperbaiki diri, meningkatkan keterampilan, dan bersiap kembali ke tengah masyarakat," ujarnya.
Bahtiar menjelaskan, dari 311 warga binaan penerima remisi, sebanyak 33 orang mendapatkan pengurangan masa pidana satu bulan, 34 orang dua bulan, 101 orang tiga bulan, 91 orang empat bulan, 38 orang lima bulan, dan 14 orang enam bulan.
Ia berharap kesempatan tersebut dapat menjadi bekal moral bagi warga binaan untuk membangun masa depan yang lebih baik setelah kembali ke masyarakat.
Menurut dia, keberhasilan proses pembinaan di Lapas Panyabungan tidak terlepas dari dukungan dan sinergi pemerintah daerah, aparat penegak hukum, Forkopimda, serta masyarakat.
"Kami menyampaikan penghargaan dan terima kasih setinggi-tingginya kepada Bupati beserta jajaran Forkopimda Kabupaten Mandailing Natal serta seluruh pihak yang selama ini mendukung tugas-tugas pemasyarakatan," katanya.
Bahtiar menegaskan pihaknya berkomitmen menghadirkan layanan pemasyarakatan yang profesional, humanis, aman, dan berorientasi pada reintegrasi sosial sehingga warga binaan dapat kembali menjadi anggota masyarakat yang produktif dan mandiri.
Usai kegiatan pemberian remisi, Bupati Saipullah bersama rombongan mengunjungi dan menyapa para warga binaan di Lapas Kelas IIB Panyabungan.
Pewarta: HolikEditor : Juraidi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.