Medan (ANTARA) - Perum Bulog Kantor Wilayah Sumatera Utara telah menyalurkan bantuan pangan berupa 30 kilogram beras kepada 14.066 keluarga penerima manfaat (KPM) di sejumlah daerah di provinsi itu.

Pemimpin Wilayah Perum Bulog Sumatera Utara Budi Cahyanto mengatakan penyaluran bantuan pangan tersebut dilakukan selama dua hari, yakni Jumat-Sabtu (14-15/8).

"Sekitar 422 ton beras untuk penerima manfaat itu yang berada di Kota Tebing Tinggi, Kabupaten Asahan, Kabupaten Labuhanbatu, dan Kabupaten Nias Utara," ujar Budi di Medan, Senin.

Ia mengatakan penyaluran bantuan pangan terus dilakukan secara bertahap, baik di daerah yang telah menerima penyaluran maupun wilayah lainnya yang belum mendapatkan bantuan.

"Seperti di Kota Medan, Kota Pematangsiantar, Kota Binjai, dan Kabupaten Simalungun yang akan dilakukan penyaluran kepada penerima manfaat," katanya.

Budi mengatakan berdasarkan penyaluran selama dua hari tersebut, realisasi masih berada di bawah satu persen dari target sekitar 1,73 juta penerima manfaat di Sumatera Utara untuk alokasi Juli sampai September 2026.

Menurut dia, bantuan tersebut disalurkan secara gratis kepada penerima manfaat dan ditargetkan seluruh proses penyaluran selesai hingga akhir September 2026.

"Kami optimistis penyaluran bantuan pangan sesuai target, karena sampai saat ini tidak ada kendala, baik faktor alam maupun teknis penyaluran," ujarnya.

Bulog Sumatera Utara mengimbau penerima manfaat tidak menjual kembali bantuan pangan tersebut, karena bantuan pemerintah itu ditujukan untuk memenuhi kebutuhan pokok masyarakat.

"Bantuan tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan sesuai peruntukannya sehingga memberikan manfaat bagi penerima manfaat tersebut," katanya.

Bantuan pangan itu juga untuk mendukung upaya Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) tingkat provinsi maupun kabupaten/kota dalam mengendalikan inflasi pangan.



Pewarta: M. Sahbainy Nasution
Editor : Juraidi

COPYRIGHT © ANTARA 2026