dana reguler program Rumah Tak Layak Huni (Rutilahu) yang sudah direalisasikan tersebar di 5 Kecamatan se Kota Padangsidimpuan
Padangsidimpuan, 29/12 (Antarasumut)  - Lima Kecamatan di Kota Padangsidimpuan menerima bantuan rumah layak huni tahun 2016 ini melalui dana reguler program Rumah Tak Layak Huni (Rutilahu).

Hal itu disampaikan Sekretaris Dinas Sosial Pemkot Padangsidimpuan Ali Ibrahim Dalimunthe di Padangsidimpuan, Kamis.

Bantuan tersebut seperti Kecamatan Padangsidimpuan Angkola Julu sebanyak  1 rumah tempatnya di Desa Simasom, Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara 6 Rumah yaitu 5 rumah di desa Goti, 1 rumah di Desa Manegen. 

Di Kecamatan Batunadua Sebanyak 3 rumah yaitu 2 rumah di Kelurahan Batunadua Jae Lingkungan 1 dan 1 rumah di Desa Purwodadi . 

Ia menambahkan, untuk Kecamatan Padangsidimpuan Utara ada 4 rumah yaitu 1 rumah di Kelurahan Wek 4 Lk-1, 1 rumah di Kelurahan Wek 3 Lk 1, 1 rumah di Kelurahan Bincar Lk- 5. 

Dan untuk Kecamatan Padangsidimpuan Selatan mendapat 7 Rumah yaitu sebanyak 4 rumah di Kelurahan Ujung Padang 4 dan  sebanyak 3 rumah di Kelurahan Sidangkal.

Indra Pardinan (29) di Desa Purwodadi, Kecamatan Batunadua mengatakan pihaknya sangat berterima kasih atas bantuan Sosial tersebut untuk bantuan rumah layak huni.

"Hasil pekerjaannya sudah mencapai 95% dan uangnya sudah habis. Tentu dengan bantuan tersebut yang sebelumnya tidak terpikirkan untuk membuat MCK maupun memperbaiki rumahnya akhirnya terpacu dan sangat membantu apabila yang mengerjakan keluarga sendiri secara bergotongroyong.

Pekerjaan ini ibarat gotong royong sehingga hasil pembangunannya bisa seluas ini, ujar Indra.

Bagi warga masyarakat penerima bantuan dana Rutilahu ini mengucapkan terima kasih kepada pemerintah dan berharap program seperti ini terus berlanjut sehingga rumah-rumah miskin yang tidak dapat diperbaiki dapat dibangun dengan dana pemerintah.

“Kami berharap program ini berlanjut dan dananya semakin ditambah sehingga hasil pembangunanya bisa lebih baik,”kata Indra.



Pewarta: Khairul Arief
Editor : Juraidi

COPYRIGHT © ANTARA 2026