Harga jual komoditas cabai merah di Kota Pematangsiantar dan Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, dalam sepekan kemarin, 10-16 Oktober 2016 masih tinggi bertahan di atas angka Rp70.000 per kilogram.Pematangsiantar, Sumut, 16/10 (Antarasumut) - Harga jual komoditas cabai merah di Kota Pematangsiantar dan Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, dalam sepekan kemarin, 10-16 Oktober 2016 masih tinggi bertahan di atas angka Rp70.000 per kilogram.
"Awal kemarin mencapai Rp80.000, naik turun dan ditutup Rp72.000," kata Winar (50 tahun), pedagang eceran di Kelurahan Sinaksak, Kecamatan Tapian Dolok, Simalungun, Minggu.
Sejumlah kebutuhan dapur rumah tangga lainnya seperti bawang, tomat, kentang, buncis harga di pasaran tradisional juga mengalami naik turun.
"Hanya saja kenaikan tidak terlalu tinggi, kisaran ratusan sampai seribuan rupiah," kata Mila (46 tahun), penjual sayuran dan ikan masak di Kelurahan Bantan, Kecamatan Siantar Barat, Pematangsiantar.
Menurut sejumlah pedagang sayuran di pusat perbelanjaan tradisional Pasar Horas Pematangsiantar, harga cabai merah terus mengalami kenaikan sejak empat bulan lalu.
M br Sinaga (37 tahun) mengatakan, beberapa kali disebabkan perayaan hari besar keagamaan, dan berkurangnya pasokan dari daerah penghasil yang mengalami bencana dan serangan hama tanaman.
"Di Karo terganggu erupsi Gunung Sinabung, sedangkan di Simalungun buah (cabai) menjadi keriting," sebut warga Kelurahan Merdeka, Kecamatan Siantar Timur, Pematangsiantar itu.
Pewarta: WaristoEditor : Ribut Priadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.