"Saya minta pejabat baru harus bisa mengubah paradigma lama bahwa aparatur sipil negara (ASN) sebagai simbol kekuasaan dan berganti sebagai pelayan," katanya pada acara pelantikan itu di Medan, Jumat
Pergantian dan pelantikan Pejabat eselon II dan III itu merupakan yang pertama kali dilakukan gubernur setelah dilantik Presiden Joko Widodo menjadi Gubernur Sumut definitif menggantikan Gatot Pujo Nugroho yang terjerat kasus korupsi.
Dia menegaskan bahwa pejabat ASN harus menempatkan diri sebagai agen perubahan.
Menurut dia, ada tiga perubahan yang mendasar yang harus dilakukan pejabat ASN yakni mengubah paradigma, cara pandang paradigma lama ke paradigma baru, serta pola pikir dan perilaku.
Menurut dia, di tengah situasi dan kondisi Pemprov Sumut yang saat ini cukup memprihatinkan, tentu pejabat ASN harus mampu melakukan revolusi mental dan mengubah pola pikir, terutama pola pikir yang tidak baik pada masa-masa yang lalu.
"Tunjukkanlah bahwa saudara adalah pelayan masyarakat," ujarnya.
Dia juga mengharapkan agar pejabat yang baru dilantik dapat bertindak khususnya meningkatkan disiplin PNS yang
akhir-akhir ini semakin menurun.
PNS yang tidak disiplin harus mendapat sanksi tegas mengingat kedisiplinan bisa mewujudkaan "good governance" dan "clean government" yang sedang dikejar Pemprov Sumut.
Adapun pejabat yang dilantik adalah Binsar Situmorang menjadi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Sumut. Binsar sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Tata Ruang dan Permukiman.
Kemudian Ibnu Sri Hutomo yang sebelumnya menjabat Kepala Biro Administrasi Pembangunan Setda Provinsi Sumut menjadi Kepala Dinas Tata Ruang dan Permukiman.
Ferlin Nainggolan yang sebelumnya menjabat Staf Ahli Bidang Hukum dan Pemerintahan pada Sekretariat Daerah Provinsi Sumut menjadi Kepala Badan Perpustakaan Arsip dan Dokumentasi.
Riadil Akhir Lubis yang sebelumnya Staf Ahli Bidang Ekonomi, SDA dan Keuangan menjadi Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Sumut.
Bondaharo yang sebelumnya Kepala Biro Perekonomian menjadi Kepala Badan Pelayanan Perizinan Terpadu.
Nouval Mahyar yang sebelumnya Kepala Biro Pemerintahan manjadi Staf Ahli Gubernur Bidang Hukum dan Pemerintahan.
Dinsyah yang sebelumnya menjabat Kadis Pengelolaan Sumber Daya Air menjadi Staf Ahli Bidang Ekonomi, SDA dan Keuangan.
Rajali yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Pendapatan menjadi Kepala Dinas Kesejahteraan dan Sosial.
Sementara Kadis Pendapatan adalah H Sarmadan yang sebelumnya menjabat Kepala Badan Pelayanan Perizinan serta H Alwin menjadi Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan.
Nurlela sebagai Kepala Biro Pemberdayaan Perempuan, Anak dan KB dan sebagai Sekretaris Korpri dilantik H Muhammad Yusuf.
Sedangkan untuk jabatan Eselon III di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumut yang dilantik antara lain Mulyadi Simatupang menjadi Kepala UPT Dinas Pendapatan Binjai dan Hendra Dermawan Siregar menjadi Kepala Bidang Sosial dan Budaya Badan Penelitian dan Pengembangan Provinsi Sumut.
Pewarta: Evalisa SiregarEditor : Ribut Priadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.