Herianto Zega salah seorang tokoh masyarakat Kelurahan Saombo yang ditemui dilokasi kebakaran memberitahu, tempat pengolahan kayu atau UD.Ilham yang terbakar adalah milik warga Kelurahan Saombo bernama Mizan.
Menurut dia, api yang membakar tempat pengolahan kayu tersebut mulai membesar pukul 11.30 wib, dan diduga sumber api dari bekas pembakaran serbuk kayu yang dibakar dibelakang tempat pengolahan kayu milik Mizan.
Kepada wartawan, Herianto mengungkapkan rasa kecewa atas kinerja petugas pemadam kebakaran yang diterjunkan untuk memadamkan api.
“Kita akui, Pemerintah Kota Gunungsitoli melalui BPBD Kota Gunungsitoli telah membantu dengan menerjunkan tiga unit mobil pemadam kebakaran. Tetapi sangat disayangkan, petugas pemadamnya tidak profesional dalam mengoperasikan mobil pemadam. Kalau tidak dibantu warga, mungkin api sudah menjalar kerumah warga yang lain,†ujar Herianto dengan kesal.
Sesuai pantauan dilokasi kebakaran, terlihat sejumlah warga bersama personil TNI dan Polisi ikut membantu petugas pemadam kebakaran memadamkan api, dan mencegah api yang membakar tempat pengolahan kayu menjalar lebih luas ke rumah warga yang lain.
Api yang membakar tempat pengolahan kayu atau UD Ilham berhasil dipadamkan pada pukul 13.00 wib. Dalam melakukan pemadaman, BPBD Kota Gunungsitoli menerjunkan tiga unit mobil pemadam, 1 unit mobil tangki dan dibantu 1 unit mobil tangki milik Kodim 0213/Nias dan 1 unit mobil tangki milik Polres Nias.
Pewarta: Irwanto HuluEditor : Juraidi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.