"Dirut boleh saja dari Jakarta, tetapi direksi lain perlu asal daerah "
Medan, 20/2 (Atara) - Anggota DPRD Sumatera Utara mengusulkan pemerintah perlu menempatkan putera daerah dalam Badan Otorita Danau Toba yang akan dibentuk untuk mengembangkan kawasan wisata itu.


"Dengan berbagai pertimbangan, keberadaan putera daerah dalam badan otorita itu sangat perlu," kata Sekretaris Komisi D DPRD Sumut HM Nezar Djoeli di Medan, Sabtu.


Menurut Nezar, berbagai upaya pengembangan yang dilakukan badan otorita tersebut bukan hanya terkait aspek kepariwisataan, melainkan berbagai hal yang berkaitan dengan pranata sosial.


Dengan pertimbangan itu, badan otorita tersebut akan menghadapi berbagai dinamika yang berkaitan dengan masyarakat di sekitar kawasan Danau Toba.


Untuk memudahkan dalam menyosialisasikan dan menyukseskan program yang akan dilakukan, dibutuhkan kemampuan untuk memahami kultur masyarakat di di sekitar Danau Toba yang umumnya dimiliki putera daerah asal Sumut.


Jika menempatkan orang yang benar-benar baru mengetahui Danau Toba dalam badan otorita tersebut, dikhawatirkan akan muncul ketidakpahaman dalam masalah sosial yang akan muncul.


"Dirut boleh saja dari Jakarta, tetapi direksi lain perlu asal daerah," katanya.


Politisi Partai Nasdem itu meyakini masih cukup banyak putera yang terampil dan berkompeten dalam mengelola dan mengembangkan Danau Toba.


Selain itu, keberadaan putera daerah dalam badan otorita tersebut akan memunculkan peluang keberhasilan lebih besar karena memiliki rasa memiliki (sence of belonging itu) lebih besar terhadap Danau Toba.


"Kita tidak mau pembentukan Badan Otoritas Danau Toba itu menjadi proyek gagal, apalagi akan menghabiskan dana yang cukup besar," ujar Nezar.


Sebelumnya, pemerintah berencana membentuk Badan Otorita Danau Toba untuk mengembangkan danau itu sebagai tujuan wisata unggulan dan menjadikannya seperti "Monaco Asia".


Lima menteri yang dikoordinir Menko Kemaritiman Rizal Ramli dan Menko Polhukam Luhut Panjaitan telah meninjau langsung Danau Toba untuk menyusun program pengembangan yang dibutuhkan.


***1***


(T.I023/B/M026/M026) 20-02-2016 17:02:30

Pewarta: Irwan Arfa
Editor : Ribut Priadi

COPYRIGHT © ANTARA 2026