"Harga kecambah PPKS sekitar Rp7.500 per buah, sedangkan untuk bibit di kisaran Rp29.000 per pohon"
Medan, 25/9 (Antara) - Pusat Penelitian Kelapa Sawit menegaskan kebijakan memberi potongan harga jual benih/bibit kelapa sawit kepada petani sebesar 10 persen tetap berlaku.

"Diskon atau potongan harga 10 persen untuk petani tetap berlaku.Peruntukan volume jual ke petani dari produksi juga masih tetap dilaksanakan," ujar Direktur Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS), Hasril Hasan Siregar di Medan, Jumat.

Harga kecambah PPKS sekitar Rp7.500 per buah, sedangkan untuk bibit di kisaran Rp29.000 per pohon.

Dia tidak merinci total penjualan benih atau bibit sawit ke petani tahun ini dengan alasan tidak ingat angka persisnya.

Tetapi, kata Hasril, ada tren peningkatan menyusul semakin sadarnya petani menanam benih/bibit berkualitas untuk mutu buah dan tanaman berkelanjutan.

Bibit tanaman sawit yang dihasilkan PPKS sudah bisa menghasilkan buah pasir di umur 2,8 hingga 3 tahunan.

Adapun total penjualan kecambah hingga semester I tahun 2015 mencapai 13,6 juta dari yang ditargetkan tahun 2015 sebanyak 25 juta.

"Dengan pencapaian angka itu, maka PPKS optimistis target penjualan akan tercapai," katanya.

Ketua Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Sumut, Gus Darlih Harahap, berharap pemerintah meningkatkan kepedulian ke petani.

Selain membutuhkan harga benih berkualitas dan dengan harga terjangkau, petani juga memerlukan kestabilan harga jual .

"Harga jual yang berfluktuasi seperti selama ini membuat petani sering ragu berinvestasi," katanya.***3***

Pewarta: Evalisa Siregar
Editor : Ribut Priadi

COPYRIGHT © ANTARA 2026