"Sedang berjalan, dan sebagian sudah rampung melalui sumber dana APBD," kata Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Nagori (BPMPN) Simalungun, Topot Saragih, Selasa.
Pemkab Simalungun juga mendapatkan bantuan dana dari APBN 2015 untuk 600 unit rumah tidak layak, sedangkan APBD Simalungun untuk 155 unit dengan dana Rp27 juta per unit.
"Gratis tidak dipungut biaya apapun, akan kita lakukan pengawasan, dan yang bermain kita tindak," ujar Topot.
Untuk bedah rumah bersumber dari APBN, pemerintah menunjuk konsultan melakukan survei tentang tingkat kebutuhan daerah terkait program ini.
Kepala BPMPN mengatakan, Simalungun menjadi kabupaten/kota penerima program bedah rumah terbanyak dari pemerintah pusat dalam kurun empat tahun ini.
Tahun 2012 sebanyak 668 unit, 2013 1.689 unit, 2014 200 unit dan 2015 755 unit. ***4***
(T.KR-WRS/B/A.J.S. Bie/A.J.S. Bie)
Pewarta: Waristo:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.