"Al-Quran adalah pedoman hidup umat muslim dalam kehidupan sehari-hari dan ini harus terus kita tanamkan pada generasi muda kita," katanya di Lubukpakam, Minggu pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar oleh Dewan Masjid Indonesia (DMI).
Ia mengatakan, pihaknya berharap DMI mampu membangkitkan semangat generasi muda untuk gemar memakmurkan masjid serta gemar membaca Alqur¿an seperti halnya generasi terdahulu yang memiliki budaya Magrib mengaji.
"Dulu setiap magrib di rumah-rumah sayup-sayup selalu terdengar lantunan ayat-ayat suci Alqur¿an, yang sesungguhnya kala itu sudah membudaya dan kebiasaan itu tentu sangat kita rindukan. Kita harus kembali membudayakan magrib mengaji itu," katanya.
Menurut dia, hal itu harus menjadi perhatian semua pihak untuk terus mensosialisasikannya ke tengah-tengah masyarakat, yang dewasa ini sudha mulai meninggalkannya.
Karena, lanjut dia, magrib mengaji itu sangat bermanfaat bagi peningkatan jumlah generasi yang Alqur¿ani dan akan melahirkan qari-qoriah yang menjadi asset penting di setiap daerah.
"Harapan ini sangat mendukung pencapaian visi misi pembangunan yaitu Deliserdang yang maju, berdaya saing, religius dan bersatu dalam kebhinnekaan," katanya.
Ketua DMI Sumatera Utara Sotar Nasution mengatakan pihaknya saat ini tengah menggiatkan beberapa program, termasuk pengkaderan generasi muda untuk gemar memakmurkan masjid dengan mendudukkan mereka sebagai pengurus kenajiran masjid.
"Selama ini nazir masjid selalu didominasi oleh kaum tua. Dengan adanya program itu kami harapkan akan semakin memotivasi anak-anak untuk bersekolah di madrasah sehingga mereka mengerti tentang ilmu keagamaan yang sesuangguhnya," katanya.***4***
(T.KR-JRD/B/O. Tamindael/O. Tamindael) 18-01-2015 12:15
Pewarta: Juraidi:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.