"Ada 1.729 hektare persawahan yang mengalami kekeringan," kata Koordinator Pengamat Organisme Pengganggu Hama Tanaman, Miswandi, di Stabat, Senin.
Yang terluas dari 1.729 hektare persawahan yang kekeringan itu berada di Kecamatan Babalan, meliputi Desa Teluk Meku 921 hektare, Pelawi Selatan 160 hektare, Pelawi Utara enam hektare, Securai Selatan 172 hektare dan Securai Utara 12 hektare.
Untuk kecamatan Babalan ini saja ada seluas 1.274 hektare persawahan yang mengalami kekeringan, katanya.
Selain itu, Kecamatan Secanggang seluas 220 hektare, meliputi persawahan di Karang Anyer seluas 15 hektare, Selotong 50 hektare, Teluk 85 hektare dan Secanggang 70 hektare.
Sementara untuk Kecamatan Pangkalan Susu seluas 138 hektare yang kekeringan meliputi Paya Tampak seluas 15 hektare, Sei Siur 13 hektare, Tanjung Pasir 70 hektare, Pintu Air 40 hektare.
Ada juga yang mengalami kekeringan sedang seluas 97 hektare berada di Kecamatan Brandan Barat yaitu di Tangkahan Durian, Perlis, Lubuk Kertang, Pangkalan Batu, Lubuk Kasih dan Sei Tualang.
Menyangkut varietas yang mengalami kekeringan itu terutama varietas ciheang dan mekongga dengan usia pertanaman antara 20-55 hari.
Miswandi menjelaskan bahwa daerah yang mengalami kekeringan itu, petani di sana menunda melakukan semai padi sampai turun hujan.
Sedangkan bagi daerah persawahan yang telah melakukan semai padi tetapi umur semai terlalu tua, maka disarankan oleh pihaknya melaksanakan semai ulang kembali.
Adapun rencana semai padi di beberapa kecamatan yang akan bertanam kembali yaitu kecamatan Stabat seluas 75 hektare, kecamatan Hinai seluas 300 hektare.
Selain itu, juga yang akan melakukan semai yaitu kecamatan Secanggang seluas 351 hektare, Sirapit 700 hektare, Pematang Jaya 100 hektare, Batang Serangan 118 hektare, Barandan Barat 100 hektare, dan Wampu seluas 100 hektare, ucapnya. ***2***
(T.KR-IFZ/B/F.C. Kuen/F.C. Kuen)
Pewarta: Imam Fauzi:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.