Oleh Ferry Anggriawan

Langkat 8/4 (Antara Sumut) – Sumatera Utara dikenal sebagai daerah yang kaya pesona alam, salah satunya air terjun  Sipisopiso di tanah Karo. Namun keindahan alam sipisopiso bukanlah satu-satunya.

Di tanah Langkat juga terdapat air terjun yang tidak kalah indahnya dibandingkan air terjun Sipisopiso. Air terjun ini bernama Teroh Teroh, yang berarti bawah bukit.

Andri Ginting (24) seorang pemandu wisata air terjun Teroh Teroh mengatakan, “Teroh Teroh berasal dari bahasa Batak Karo yang berarti bawah-bawah bukit. Air terjun ini kenyataannya memang berada di bawah bukit”.

Kini air terjun Teroh Teroh menambah daftar objek wisata terfavorit di Langkat, dan membuat pesona wisata alam di daerah itu semakin lengkap.

Air terjun Teroh Teroh berada 28 km dari pusat kota Binjai. Tepatnya terletak di Desa Rumah Galuh, Kelurahan Namuukur, Kecamatan Sei Bingai, Kabupaten Langkat.

Air terjun Teroh Teroh pertama kali ditemukan pada tahun 2011, dan diresmikan menjadi objek wisata pada awal Pebruari 2014. Air terjun ini merupakan objek wisata terbaru dan terasri di Langkat.

Hal itu diungkapkan oleh Bujur Ginting (56) pengelola objek wisata air terjun Teroh Teroh, saat ditemui 8 April 2014, “Air terjun ini pertama kali ditemukan oleh Dudu Sembiring, pemilik lahan perkebunan karet di Desa Rumah Galuh, kemudian diresmikan menjadi objek wisata oleh penduduk desa pada awal Pebruari 2014 bertepatan pada perayaan Imlek. Air terjun ini menjadi objek wisata terbaru, terfavorit, dan terasri di Langkat, karena air terjun ini masih alami, belum terjamah tangan-tangan kotor manusia, bahkan belum ada campur tangan dari pemerintah.”

Untuk sampai ke air terjun Teroh Teroh, biaya yang dikenakan hanya Rp. 35.000,00 per orang. Jalur yang dilalui dengan mendaki bukit adalah selama 15 menit dan dilanjutkan dengan jalur sungai selama 30 menit. Sebelum mencapai air terjun Teroh Teroh, mata kita akan dimanjakan dengan bendungan sungai yang begitu jernih menyerupai kolam, tempat tersebut bernama Kolam Abadi. Sungai yang kita lalui juga tidak kalah indahnya, sungai tersebut diapit oleh dua tebing bukit yang sangat tinggi nan indah dan berair sangat jernih hingga kita dapat melihat air sungai seperti berwarna kebiru-biruan.

Hasan (23) pengunjung dari Universitas Negeri Riau mengungkapkan, “Wisata alam ini sungguh menakjubkan. Suasana alam yang tenang, air terjun dan sungai yang asri. Ini merupakan objek wisata yang benar-benar memanjakan mata dan menghilangkan kepenatan. Namun sayang, masyarakat masih banyak yang belum mengetahui objek wisata yang terbaru di Langkat ini.. saya mengetahui objek wisata ini dari teman kuliah saya yang bertempat tinggal di Medan.”

Objek wisata ini kurang terkenal karena tempatnya berada di pedalaman desa. Selain itu, kurangnya promosi seperti spanduk atau pamflet sehingga pengunjung mengetahui objek wisata ini dari kabar mulut ke mulut, serta kurangnya peran pemerintah dalam mengelola objek wisata.

“Objek wisata ini kurang terkenal oleh masyarakat luas, karena tempatnya di pedalaman. Kurangnya promosi sehingga masyarakat mengetahui objek wisata ini dari mulut ke mulut, serta tidak adanya peran serta pemerintah dalam pengelolaan. Namun tidak ikut sertanya pemerintah dalam mengelola merupakan suatu keuntungan agar objek wisata Teroh Teroh ini tetap terjaga keasriannya dan tidak tercemar oleh bisnis politik. Itu juga sudah menjadi kesepakatan dan tanggung jawab seluruh penduduk di Desa Rumah Galuh ini,” ungkap Bujur Ginting lagi.”



Pewarta: Ferry Anggriawan
:

COPYRIGHT © ANTARA 2026