Medan, 8/2 (Antara) - Yayasan Lemabaga Konsumen Indonesia (YLKI) Sumatera Utara menyesalkan kinerja manajemen PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) yang melakukan pemadaman listrik tanpa pemberitahuan sebelumnya.
"Pemadaman yang dilakukan PT PLN tersebut bukan hanya merugikan masyarakat, melainkan juga meresahkan pelanggan," kata Ketua YLKI Sumatera Utara (Sumut), Abubakar Siddik di Medan, Sabtu.
PLN dalam beberapa hari ini, menurut dia, dengan seenaknya melakukan pemadaman listrik, dan bahkan dalam satu hari, tiga kali listrik padam, seperti terjadi Jumat (7/2) yakni pukul 09.30 WIB, pukul 16.30 WIB dan pukul 20.00 WIB.
Pemadaman listrik secara sepihak pada hari kerja itu, lanjutnya, merupakan bukti bahwa PLN tidak menghargai hak pelanggan.
Seharusnya, kata Abubakar, pihak PLN Sumut harus profesional dalam memberikan pelayanan kepada pelanggan dan bukan hanya bisa melakukan pemadaman secara sepihak seperti yang terjadi saat ini.
Dikatakannya, masyarakat dan konsumen wajar jika merasa kecewa atas pelayanan PLN Sumut.
"Sampai kapan listrik di daerah ini mengalami pemadaman. PLN Sumut seharusnya menjelaskan secara transparan kepada masyarakat, terkait dengan pemadaman listrik yang masih terus berlangsung," ujarnya.
Padahal, kata Abubakar, manajemen PLN Sumut sebelumnya pernah berjanji tidak ada lagi pemadaman listrik mulai November 2013 .
Namun, kenyataannya pemadaman listrik masih saja terjadi tanpa diketahui kapan akan berakhir.
"Manajemen PLN Sumut harus komit dengan program memberikan pelayanan yang terbaik kepada pelanggan," kata Abubakar.
Sebelumnya, manajemen PT PLN Wilayah Sumut-Aceh menyatakan akan menyewa dan mengoperasikan pembangkit listrik berkapasitas 430 MW.
Daya listrik tersebut akan masuk dalam sistem PLN di Sumut mulai pekan kedua September 2013. (M034)
Pewarta: Munawar Mandailing:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.