"Sebagai Gubernur Sumut saya mendukung keinginan KONI dan siap membicarakan rencana itu dengan Gubernur Aceh," katanya di Medan, Jumat.
Dia mengatakan itu dalam pertemuan dengan KONI yang dipimpin Ketua KONI Sumut Gus Irawan Pasaribu di rumah dinas Gubernur Sumut.
Menurut dia, kalau Gubernur Aceh menyetujui, maka selanjutnya akan dibahas soal kesiapan sebagai tuan rumah termasuk menyangkut pembagian cabang olah raga yang dipertandingkan di kedua provinsi itu.
Gubernur menegaskan semua rencana untuk menjadi tuan rumah PON 2020 itu harus segera dibahas dan dipersiapkan sehingga bisa disetujui.
Ketua KONI Sumut Gus Irawan Pasaribu menyebutkan 10 provinsi di Pulau Sumatera sudah memberikan dukungan penuh untuk Sumut menjadi tuan rumah PON 2020.
"Banyak yang memang ingin jadi tuan rumah PON 2020 termasuk Papua yang sudah gencar menyatakan keinginan menjadi penyelenggara, tetapi KONI yakin, Sumut-Aceh bisa terpilih apalagi provinsi lain di Sumatera sudah menyatakan dukungan," katanya.
Untuk itu, kata dia, perlu dukungan Gubernur Sumut dan masyarakat luas.
KONI kabupaten/kota sendiri diminta melakukan konsolidasi dengan pemerintah kabupaten/kota serta DPRD masing masing guna memperoleh dukungan sebagai tuan rumah PON 2020 itu.
"KONI Sumut optimistis memenangkan pertarungan pada pemilihan (bidding) 2014. Banyak keunggulan Sumut seperti pernah jadi tuan rumah PON III/1953 dan berpengalaman menjadi tuan rumah atau penyelenggara kegiatan olahraga tingkat nasional maupun internasional," katanya.
KONI Sumut sendiri juga sudah punya konsep menarik dalam penyelenggarakan PON itu termasuk dengan pelaksanaan berbiaya rendah. (E016)
Pewarta: Evalisa Siregar:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.