Di desa ini terdapat cagar budaya berupa miniatur Rumah Si Raja Batak. Sebutan Raja Batak ternyata dahulu bukan karena posisinya sebagai Raja dan memiliki daerah pemerintahan, melainkan lebih pada penghormatan terhadap nenek moyang Suku Batak. Di perkampungan ini, ada bangunan rumah semi tradisional Batak, yang merupakan rumah panggung terbuat dari kayu, tanpa paku, dilengkapi tangga, dan atap seng. Lokasi perkampungan ini berada di perbukitan di atasnya dalam jarak yang tidak terlalu jauh dan kurang lebih 500 meter.
Pewarta: Tetty Naibaho:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.