Menurut Plt Ketua KONI Medan, Edy H Sibarani di Medan, atlet yang ikut dalam tes fisik dan kesehatan tersebut adalah yang terjaring dari hasil Pekan Olahraga Kota (Porkot) ke-V 2013.
Tes fsik dan kesehatan. yang dilaksanakan tersebut merupakan bagian dari program yang telah dibuat sebelumnya.
"Sifatnya, tes fisik dan kesehatan adalah bahagian dari penunjang kelayakan seorang atlet untuk kita bina setahun kedepannya," katanya.
Menurut dia, atlet yang mengikuti test tersebut merupakan buah penjaringan dari Porkot yang digelar secara berkesinambungan setiap tahunan.
Artinya, meski seorang atlet meraih medali emas di Porkot, tapi saat menjalani program test fisik dan kesehatan yang dibuat tersebut tidak memenuhi persyaratan yang ditetapkan, itu berarti atlet tersebut dinyatakan tidak lolos untuk masuk dalam pembinaan intensif Koni Medan.
"Artinya lagi, meski atlet meraih emas di ajang Porkot tapi itu bukan jaminan untuk lolos menjadi binaan, ada tahapan-tahapan yang harus mereka jalani dan itu sesuai standart olahraga yang ditetapkan," ujarnya.
Ketua panitia pelaksana test fisik dan kesehatan Suharjo, mengatakan, pihaknya telah melakukan serangkaian test dan kesehatan atlet sesuai petunjuk yang telah diberikan KONI Medan sejak Jumat.
"Hari ini seluruh test telah mereka jalani dan dalam kurun waktu seminggu hasil yang kita dapat akan diserahkan pada KONI Medan," katanya. (KR-JRD)
Pewarta: Juraidi:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.