Karo, 10/11 (Antarasumut) - Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Gatot Pujo Nugroho minta pengungsi korban erupsi Gunung Sinabung di Kabupaten Karo tetap tenang dan senantiasa mengikuti perkembangan informasi dari sumber resmi.

Permintaan Gubernur Sumut itu disampaikan melalui Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Sumut, Hj. Sutias Handayani saat mengunjungi beberapa lokasi pegungsian warga korban letusan Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sabtu (9/11).

"Bapak, ibu kita imbau harus tetap tenang, mematuhi imbauan pemerintah terkait radius jarak aman dan selalu memantau informasi perkembangan terkini dari sumber-sumber resmi yang ada di posko-posko," kata Sutias mengutip pesan Gubernur Sumut.

Pada kesempatan itu, Sutias berharap anak-anak tetap dapat sekolah, meski kondisi darurat, dan para pegungsi bersama-sama menjaga kebersihan posko pengungsian.

"Kalau posko yang menjadi tempat tinggal sementara ini tidak bersih bisa muncul musibah lain, seperti sakit perut karena banyak lalat akibat tempat ini kotor," ujarnya.

Sedangkan untuk mencegah batuk, ia menyarankan para pengungsi semaksimal mungkin menggunakan masker yang dibagikan dokter-dokter di posko pengungsian.

Sutias juga memotivasi para pengungsi seraya memberikan semangat dan dorongan moral agar para pengungsi tetap tabah dan sabar menghadapi bencana alam tersebut.

Salah satu lokasi pengungsi yang dikunjungi Ketua TP-PKK Sumut dan rombongan, di antaranya di Jambur Desa Naman Teran, Kecamatan Naman Teran.

Di lokasi itu terdapat sekitar 250 kepala keluarga atau 1.000 jiwa lebih pengungsi.

Pada kunjungan ini, Sutias menyalurkan bantuan beras sebanyak 2,5 ton dari Badan Ketahanan Pangan Sumut, paket obat-obatan, masker dan pembalut wanita dari Dinas Kesehatan Sumut yang difokuskan di setiap Puskesmas.

Selain itu, turut diserahkan 500 paket lauk-pauk berupa sarden, kecap, saus dan minyak goreng dari Dinas Kesejahteraan Sosial Sumut.

Sedangkan Dinas Kominfo Sumut menyalurkan paket bantuan berupa minuman kopi siap saji.

Khusus dalam upaya meringankan beban petani korban erupsi Sinabung, Dinas Pertanian hingga kini terus mendata tanaman warga yang rusak untuk segera dicarikan solusi, baik berupa benih maupun bantuan pupuk dan racun hama.

Saat meninjau para pengungsi, Sutias didampingi Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumut, RR. Siti Hartati Surjantini, Kepala Dinas Kominfo Sumut Jumsadi Damanik serta beberapa pejabat lain dari Dinas Sosial dan Dinas Pertanian Sumut.

Sebelumnya Kepala Desa Simacem, Harta Sitepu, mengungkapkan bahwa dengan kondisi saat ini warga belum bisa beraktifitas secara normal.

"Sebagian besar warga tidak bisa ke ladang, tidak bisa hidup nyaman karena terus dihantui bunyi gemuruh dari perut Gunung Sinabung. Anak-anak juga terganggu ke sekolah karena debu vulkanik semakin tebal," ujarnya. (TNA)

Pewarta: T. Nico Adrian
:

COPYRIGHT © ANTARA 2026