Rantau Prapat, 10/10 (Antarasumut) - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Labuhan Batu menyatakan secara rutin melakukan razia terhadap pelajar yang membolos pada jam belajar melalui operasi kasih sayang.

Kepala Satpol Labuhan Batu, Aminuddin Haris Nasution di Rantau Prapat, Kamis, mengatakan, operasi kasih sayang ini digelar sebagai salah satu upaya mengantisipasi tindakan kenakalan pelajar.

"Razia ini rutin setiap bulan kami laksanakan, namun tanggalnya tidak ditentukan," ujarnya.

Razi tersebut juga merupajan bagian dari penegakan Peraturan Daerah (Perda). Karena itu, ia berharap pihak sekolah maupun para orang tua/wali agar lebih memperhatikan dan mengawasi para siswa dan anak mereka.

Disebutkannya, dalam operasi yang digelar pada Selasa (8/10), petugas Satpol PP setempat berhasil menjaring empat orang pelajar yang tertangkap tangan keluyuran pada jam belajar.

Empat pelajar itu dijaring petugas Satpol PP saat berada di salah satu warung internet di Jalan Sisingamangaraja Rantauprapat.

"Terhadap siswa yang terjaring operasi kasis sayang diberikan pengarahan dan bimbingan supaya tidak mengulangi kenakalan mereka," ucap Aminuddin.

Para pelajar yang dijaring diberi pembinaan dan diminta menandatangani surat perjanjiaan untuk tidak mengulangi perbuatan serupa.

Ia berharap, selain Dinas Pendidikan setempat, pihak sekolah dan orang tua siswa juga harus ikut mengawasi perkembangan anaknya agar tidak terpengaruh perbuatan negatif. (TNA)

Pewarta: T. Nico Adrian
:

COPYRIGHT © ANTARA 2026