"Ada 48 jamaah calon haji yang gagal berangkat karena adanya penetapan kuota dari pemerintah Arab Saudi," kata Kepala Kantor Urusan Haji dan Umroh Kota Binjai, Zulham di Binjai, Senin.
Seharusnya, menurut dia, berdasarkan pelunasan ongkos naik haji ada 287 calon jamaah haji (Calhaj) yang akan berangkat menunaikan ibadah haji ke Mekkah dan Madinah.
Namun karena adanya kebijakan tentang pengurangan kuota jamaah calhaj oleh Pemerintah Arab Saudi, maka yang berangkat 239 calon jamaah haji.
Dengan demikian, lanjutnya, ada 48 orang calon jamah haji yang belum bisa berangkat, namun akan diprioritaskan untuk berangkat pada musim haji tahun 2014.
Zulham menambahkan, dari 239 orang calon jamaah haji yang seharusnya berangkat untuk menunaikan ibadah haji, ada tiga orang urung berangkat.
Ketiga orang yang gagal untuk berangkat itu dikarenakan dua orang meninggal dunia, dan satu orang menunda keberangkatan karena sakit.
Sehingga ketika keberangkatan calon jamaah haji ini dilepas dari pendopo Umar Baki Binjai sebanyak 236 orang saja.
Kepala Seksi Urusan Haji dan Umroh Kota Binjai itu menjelaskan bahwa calon jamaah haji Kota Binjai berada di kloter 11.
Mereka ini tergabung dnegan calon jamaah haji yang ebrasal dari Kabupaten Serdang Bedagai dan Kota Medan, katanya.
Setelah melaksanakan berbagai ibadah di dua koa suci itu, mereka akan kembali ke kota Binjai pada 1 November. (KR-IFZ)
Pewarta: Imam Fauzi:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.