"Kami akan berusaha mengupayakan agar dokter yang bertugas di daerah terpencil mendapat insentif di luar gaji," kata Bupati Labuhan Batu, Tigor Panusunan Siregar di Rantau Prapat, Selasa.
Menurut dia, pemerian insentif kepada dokter di daerah terpencil sangat mungkin untuk direalisasikan karena kondisi keuangan Pemkab Labuhan Batu saat ini sudah relatif membaik.
Bahkan, pihaknya untuk tahun anggaran 2014 berencana mengalokasikan tambahan kesejahteraan bagi PNS dan dokter spesialis.
Upaya meningkatkan perbaikan kesejahteraan bagi dokter dan PNS, lanjut dia, merupakan bagian dari komitmen Pemkab Labuhan Batu untuk mengoptimalkan kualitas dan kinerja pelayanan kepada masyarakat.
Sebelumnya, pernyataan hampir senada juga telah disampaikan Tigor saat menghadiri acara halal 1434 Hijriah dengan segenap jajaran Dinas Kesehatan Labuhan Batu di Rantau Prapat, pada Rabu (21/8).
"Petugas kesehatan adalah pelayan dan bagian dari pemerintah. Karena itu, sebagai pelayan yang baik marilah kita menjalankan dan laksanakan tugas kita dengan baik, sesuai dengan tugas pokok dan fungsi masing-masing," katanya.
Sejalan dengan hal itu, pihaknya juga mengajak segenap jajaran petugas kesehatan dan para pemangku kepentingan untuk terus bekerja sama dan sama-sama bekerja untuk mensukseskan program kesehatan Pemkab Labuhan Batu, yaitu 'jangan sakit'.
Pada kesempatan itu, ia memaparkan bahwa kondisi keuangan Pemkab Labuhan Batu selama 2010 hingga 2013 masih sangat relatif terbatas untuk bisa mengakomodir tuntutan pembangunan, baik yang bersifat fisik maupun non fisik.
Namun, Tigor merasa beryukur karena di tengah keterbatasan anggaran tersebut pembangunan masih dapat terus berjalan dan diselesaikan dengan baik, terutama di bidang infrastruktur jalan, penerangan jalan, pelayanan KTP dan akta kelahiran gratis serta di bidang pembangunan pendidikan.(TNA/rel)
Pewarta: T. Nico Adrian:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.