Rantauprapat, 15/2 (antarasumut)- Relokasi penyuluh pertanian Labuhanbatu sebanyak 90 orang sangat diperlukan sesuai dengan kewenangan Kantor Informasi Penyuluhan Pertanian Kabupaten yang tertuang pada Perda Labuhanbatu Nomor 05 Tahun 2001, bahwa Kantor Informasi Penyuluhan Pertanian (KIPP) Kabupaten Labuhanbatu mempunyai kewenangan untuk penyelenggaraan dan pengawasan terhadap penyuluhan pertanian.

”Untuk itu laksanakanlah tugas sebagai penyuluh pertanian dengan baik”, kata Kepala KIPP Carles Tampubolon SST dalam arahannya acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1434 H yang dilaksanakan di kantor tersebut, Jum’at.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1434 H diawali dengan lantunan Barzanji dari Dharma Wanita KIPP, dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Alqur’an oleh Imran Ritonga, SP. Peringatan Maulid yang berthemakan ”Dengan Hikmah Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW Kita Bangun Akhlak Mulia Serta Kita Tingkatkan Kinerja Yang Bermartabat” dihadiri oleh koordinator, supervisor, Dharma Wanita serta seluruh Staf KIPP dan PPL yang ada di Kabupaten Labuhanbatu.

Panitia Pelaksana Mawardi, SP mengatakan, kegiatan peringatan hari besar keagamaan seperti Maulid Nabi Muhammad SAW ini adalah budaya yang selalu dilaksanakan KIPP sebagai upaya perningkatan wawasan keagamaan bagi para penyuluh.

Sementara itu Al-Ustadz Drs. Syarmadan Harahap dalam tausyiahnya menyampaikan, dengan memahami hikmah Maulid Nabi Muhammad SAW, kita mencontoh kehidupan Rasulullah dalam menghadapi segala tugas dan persoalan hidup, agar dalam diri kita timbul kekuatan mental, keteguhan iman, ucapan yang berbobot, perbuatan yang luwes, dan sikap yang berwibawa dalam upaya meningkatkan kinerja, dan profesionalisme untuk menghadapi tugas masa depan yang semakin berat.

Nabi Muhammad SAW merupakan Nabi yang dapat dijadikan sebagai referensi atau acuan dalam moral, berakhlak dan bertingkah laku. Barang siapa yang mencintai Rasulullah maka laksanakanlah sunah-sunah Rasul. Berarti harus mengetahui ahlak rasul, yaitu Alqur’an. Keteladanan ahlak Rasullah hendaknya menjadi takaran fragmen kehidupan kita tentang kejujuran (Shiddiq), yaitu membangun kehidupan yang santun, sikap terbuka dan toleran.

Perlakuan santun sikap Rasulullah terhadap para sahabatnya dan umatnya menjadi kebudayaan yang berpijak pada semangat kesederhanaan, ke-Ilahian, dan kecintaan terhadap sesama. Melalui semangat inilah kiranya para Penyuluh mampu mengambil hikmah dan meneladani semangat dari Rasulullah SAW dengan menunjukkan peningkatan kinerja dan prestasi dalam upaya meningkatkan kesejahteraan petani.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang berlangsung khidmat ini diakhiri dengan Do’a dari penceramah dengan harapan kinerja dan akhlak mulia Rasulullah SAW dapat dijadikan tauladan oleh para penyuluh pertanian yang ada di Kabupaten Labuhanbatu sehingga visi Labuhanbatu mandiri 2015 menuju Labuhanbatu sejahtera 2020 dapat terwujud.


:

COPYRIGHT © ANTARA 2026