Seorang mahasiswi dari Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara (USU) melaksanakan kegiatan program kampus mengajar siswa/siswi Sekolah Dasar Negeri 101810 Biru Biru, di Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.

Mengikuti Program Kampus Mengajar terdorong oleh niat untuk berkontribusi membantu meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia, khususnya sekolah-sekolah yang ada di daerah pedesaan. 

"Saya memberanikan diri untuk mendaftar dan mengikuti tahap seleksi dari Kemendikbud, dimulai dari pemberkasan, literasi numerasi, survey kebhinekaan dan value clarification test," kata Desy Fitri Ayuni, salah seorang mahasiswi dari Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian USU, dalam keterangan, Selasa (17/10).

Fitri menyebutkan menjalani masa kuliah di luar kampus yang menjanjikan ragam pengalaman berbeda, mengajar anak-anak sekolah, berinteraksi dengan para guru dan orangtua murid, serta masyarakat, adalah tawaran menarik yang diberikan dalam Program MBKM Kampus Mengajar yang diselenggarakan oleh Kemendikbudristek RI.

Kampus mengajar merupakan sebuah program yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk belajar di luar kelas selaman satu semester, dengan menjadi mitra guru untuk berinovasi dalam pengembangan strategi dan model pembelajaran yang kreatif dan inovatif di satuan pendidikan sasaran. Adapun fokus sasarannya pada peningkatan kemampuan literasi dan numerasi siswa di sekolah sasaran.

"Setelah melewati berbagai tahapan seleksi, berhasil lulus dan mendapatkan kesempatan untuk ikut Program Kampus Mengajar, dimulai dari Februari hingga Juni 2023. Banyak mendapatkan pengalaman berkesan selama empat bulan yang tidak akan didapatkannya dalam kesempatan lain," ucapnya.

Ia mengatakan mengikuti Program Kampus Mengajar telah memberikan pengalaman di dunia kerja, khususnya di bidang pendidikan, dan terlebih pada sekolah yang berada di daerah pedesaan. 

"Saya melihat langsung bagaimana perjuangan dan pengorbanan guru-guru yang ada di daerah-daerah pelosok untuk mengajar. Banyak kesulitan dan tantangan yang harus mereka hadapi," katanya. Melatih Soft Skill

Pengalaman yang sama juga dirasakan oleh Fitri Ramadani Pohan, mahasiswi Prodi Agroteknologi Fakultas Pertanian USU, berminat mengikuti program Kampus Mengajar karena ingin mengubah stigma masyarakat tentang pertanian yang kurang baik, serta kurangnya kesadaran masyarakat terutama pelajar, dalam memperhatikan lingkungan dan tanaman di sekitar mereka. 

Hal ini merupakan kewajiban sebagai mahasiswa pertanian, untuk berbagi ilmu kepada masyarakat terutama pelajar, untuk peduli serta mengetahui bahwa budidaya pertanian itu sangat beragam dan harus dikembangkan di masa depan.

"Pada program yang diikutinya di SMAS Plus Al-Azhar Medan, melaksanakan program yang sudah disepakati dengan pihak sekolah, yaitu budidaya tanaman hortikultura menggunakan sistem hidroponik dengan beberapa benih yaitu pakcoy, selada, bayam merah dan kangkung," kata Fitri.

Wakil Rektor I USU, Dr Edy Ikhsan,SH,MA mengatakan sosialisasi Program Kampus Mengajar  merupakan kesempatan yang memberikan peluang sekaligus tantangan kepada para mahasiswa, untuk bersama-sama mengembangkan kompetensi keilmuan, sekaligus menunjukkan peran dan tanggungjawab, serta berkontribusi nyata di tengah masyarakat.

"USU memiliki kewajiban untuk mewujudkan pengabdian kepada masyarakat dalam rangka mendukung integrasi penerapan nilai-nilai pengajaran, penelitian dan pengabdian guna memberikan manfaat praktis kepada masyarakat. Program ini

bertujuan untuk menyiapkan mahasiswa USU menjadi lulusan yang memiliki kapasitas sebagai pembelajar sejati yang kompeten, lentur dan ulet (agile learner)," katanya.

Ia mengatakan dengan beraktivitas secara langsung di tengah masyarakat/dunia kerja, maka para mahasiswa tersebut akan memiliki peningkatan skill dan kompetensi keilmuannya melalui pengalaman yang dijalani selama pelaksanaan program. Di mana hal tersebut tidak didapatkan selama belajar di ruang-ruang kelas.

"Program Kampus Mengajar juga dapat membantu memperkuat kapasitas perguruan tinggi dalam mendukung pendidikan di daerah-daerah terpencil, berkontribusi dalam pengembangan kurikulum, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Serta membantu meningkatkan akses pendidikan di berbagai lokasi, sehingga memberikan kesempatan lebih banyak bagi siswa untuk mendapatkan pendidikan yang berkualitas," kata Wakil Rektor I USU. 

Pewarta: Munawar Mandailing

Editor : Juraidi


COPYRIGHT © ANTARA News Sumatera Utara 2023