Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) bergerak cepat mengatasi ruas jalan yang amblas di titik kilometer 5 Desa Perkebunan Simarpinggan, Kecamatan Angkola Selatan arah dari batas Kota Padang Sidempuan, Sumatera Utara.

Sebuah alat berat (excavator) Dinas PUPR Tapsel diturunkan melakukan cutting tebing jalan untuk menambah lebar badan jalan yang tinggal separuh akibat amblas tergerus air hujan, Minggu (11/12).

"Alat berat masih bekerja. Semoga malam ini kembali normal. Instruksi Pak Bupati agar aktivitas  perekonomian warga Angkola Selatan lebih 32 ribu jiwa itu tidak terganggu," Dody Kurniawan, Camat Angkola Selatan kepada ANTARA, Minggu malam.

Pihak BPBD Tapsel, Dinas Perhubungan Tapsel, PUPR Tapsel, Forkopimcam, dan masyarakat setempat bahu membahu membantu proses evakuasi berbagai material agar akses jalan menuju kecamatan memiliki 13 desa dan empat kelurahan itu lancar kembali.

Plt. Kadis PUPR Tapsel Fachri Ananda bersama Ka.UPT Alat Berat PUPR Tapsel Sahruddin Harahap mengatakan pihaknya akan bekerja dengan optimal memperbaiki akses jalan agar wilayah kecamatan itu tidak sampai terisolir.

Sementara salah satu tokoh masyarakat Desa Perkebunan Simarpinggan, Saelan, mengatakan mengapresiasi dan berterima kasih atas respon cepat Bupati Tapsel Dolly P.Pasaribu untuk mengatasi separuh badan jalan amblas sedalam lebih kurang lima meter itu.

Camat Kecamatan Angkola Selatan Dody Kurniawan mengatakan kondisi cuaca di wilayah kerjanya masih dalam keadaan hujan, sehingga rawan akan terjadinya longsor.

Kepala pelaksana BPBD Tapsel Umar Halomoan dalam kesempatan ini meminta kepada masyarakat Angkola Selatan khususnya untuk tetap waspada terhadap kondisi cuaca yang kurang bersahabat tersebut.

Pewarta: Kodir Pohan

Editor : Riza Mulyadi


COPYRIGHT © ANTARA News Sumatera Utara 2022