Anggota DPRD daerah pemilihan (Dapil) 2 Tapanuli Selatan, Muhammad Rawi Ritonga mendorong keinginan petani Kecamatan Aek Bilah agar pemerintah dapat membangun bendungan guna memperlancar irigasi.

"Tujuannya untuk membutuhi kebutuhan kelancaran air sekaligus menyelamatkan puluhan hektare lahan sawah petani Desa Tapus Godang - Desa Hutabaru, Kecamatan Aek Bilah, " kata Rawi di Sipirok, Senin (7/6). 

Selama ini untuk kebutuhan air persawahan dua desa itu masyarakat cukup dengan cara membendung air Sungai Aek Balimbing itu dengan cara tradisonal dimana batu-batu sungai disusun dengan cara memanjang.

Baca juga: Pemkab Tapsel dukung hasil Musrembang Perubahan RPJMD Sumut

"Hanya saja bendungam tradisional itu tidak bertahan lama. Soalnya bila hujan atau lagi arus air sungai kencang batu-batu koral yang telah disusun itu kembali hanyut dibawa arus," katanya. 

Menurutnya, pada tahun 2012 bentangan Sungai Aek Balimbing pernah di pasang atau dibangun bronjong. Itu pun tidak bertahan lama akibat rusak terbawa air sungai sehingga berdampak kebutuhan air sawah petani. 

"Sejak masa itu pulalah hingga sekarang masyarakat kerap menyusun tumpukan batu-batu agar air bisa mengalir ke areal persawahan mereka walau tidak berumur panjang," ungkapnya.

Rawi berharap keadaaan yang dialami petani di dua desa Hutabaru dan Tapus Godang dapat menjadi perhatian pemerintah utamanya Provinsi Sumatera Utara.

Pewarta: Kodir Pohan

Editor : Juraidi


COPYRIGHT © ANTARA News Sumatera Utara 2021