Ada kabar gembira bagi masyarakat Kabupaten Tapanuli Tengah, di mana Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah di bawah pimpinan Bakhtiar Ahmad Sibarani sebagai Bupati dan Darwin Sitompul sebagai Wakil, meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK-RI atas Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) dan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kabupaten Tapanuli Tengah Tahun 2020.

Bupati Tapanuli Tengah, Bakhtiar Ahmad Sibarani kepada ANTARA mengatakan, bahwa keberhasilan Pemkab Tapanuli Tengah meraih Opini WTP itu adalah prestasi yang luar biasa. Mungkin bagi daerah lain, itu adalah hal biasa, tetapi bagi Kabupaten Tapanuli Tengah, itu adalah prestasi yang luar biasa, karena baru pertama kalinya meraih Opini itu sejak Kabupaten Tapanuli Tengah ada.

Baca juga: Rumah kopel terbakar di Poriaha Tapanuli Tengah

“Alhamdulillah, saya bersyukur atas perolehan Opini WTP ini. Saya bangga dengan Sekretaris Daerah yang lama yaitu Bapak Hendri Susanto Lumbantobing, dan Sekda yang sekarang, Ibu Yetty Sembiring, dan jajaran. Karena permasalahan yang paling banyak di Kabupaten Tapanuli Tengah selama ini, adalah masalah aset dan potensi kerugian negara. Hal itulah yang kita bereskan dalam kurun waktu beberapa tahun ini. Pertanyaan nya, kenapa di daerah lain bisa mendapat WTP? Mungkin karena daerahnya kecil, sementara Tapanuli Tengah ini cukup luas terdiri dari 20 Kecamatan. Jadi butuh kerja keras untuk memperbaikinya,” ungkap Bupati, Jumat (28/5) malam. 

Keberhasilan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah meraih Opini ini, juga sebagai bukti atas janji Bupati Bakhtiar Ahmad Sibarani untuk membereskan semua permasalahan di masa lalu, termasuk di bidang administrasi dan kerugian negara. Dan janji itu pun ditepati dengan meraih WTP di tahun keempat masa kepemimpinannya bersama wakilnya Darwin Sitompul.

 “Apapun kata orang, kita telah membuktikan dengan prestasi ini. Dan ini adalah prestasi yang luar biasa bagi saya dan jajaran Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah,” ucapnya bangga.

Bupati yang baru berusia 36 tahun ini pun menegaskan, prestasi yang baru pertama kali diraih ini menjadi cambuk bagi Kabupaten Tapanuli Tengah untuk mempertahankan dan meningkatkan pembangunan di Tapanuli Tengah dan laporan keuangannya.

“Untuk itu saya mohon doa dan dukungan dari masyarakat Tapanuli Tengah, agar WTP ini dapat kita pertahankan, karena ini menjadi sejarah baru bagi daerah kita. Tidak lupa prestasi ini aku persembahkan untuk masyarakat Kabupaten Tapanuli Tengah yang saya cintai. Kami akan menyelesaikan target-target pekerjaan kami, walaupun saat ini agak terhambat karena pandemi COVID-19, karena anggaran dipotong. Tetapi kami akan terus bekerja untuk kemajuan Kabupaten Tapanuli Tengah yang sama-sama kita cintai ini,” tandasnya.

Mantan Ketua DPRD Tapteng ini pun mengucapkan terima kasih kepada Sekda yang lama dan yang baru, Kepala Bappeda yang lama Basyri Nasution, dan yang baru, Anton Sujarwo.

Kadis Keuangan yang lama, Zafril Abdi Nasution, dan yang baru, Basyri Nasution. Dan terkhusus kepada Kepala Inspektorat Kabupaten Tapanuli Tengah, Mangihut Manullang, yang akan memasuki masa pensiun, serta kepada seluruh OPD dan masyarakat Tapteng.  

“Bekerjalah kamu seolah tak butuh uang, cintailah seolah kamu tidak pernah tersakiti, menarilah seolah tidak ada yang melihatmu,” tutup Bupati.

Opini WTP ini diterima Wakil Bupati Tapanuli Tengah, Darwin Sitompul mewakili Bupati, didampingi Ketua DPRD Tapteng Khairul Kiyedi Pasaribu, dari Kepala Perwakilan BPK RI Sumut, Eydu Oktain Panjaitan, di Kantor Perwakilan BPK RI Sumut, di Medan, Jumat (28/5) sore.

Pewarta: Jason Gultom

Editor : Juraidi


COPYRIGHT © ANTARA News Sumatera Utara 2021