PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara segera mengoperasikan kembali Kereta Api Sribilah relasi Medan – Rantau Prapat untuk mendukung angkutan Natal dan tahun baru.

"Pengoperasian kembali KA Sribilah itu dimulai 11 Desember 2020," ujar Manauer Humas PT KAI (Persero) Divre I Sumut, Mahendro Trang Bawono di Medan, Selasa (8/12)

Operasional KA Sribilah itu masing-masing untuk relasi Medan-Rantau Prapat pukul 15.00 WIB dengan jadwal 11, 12, 13, 18 Desember 2020 hingga 6 Januari 2021.

Baca juga: KAI : Di Sumut masih ada 252 perlintasan kereta api liar

KA relasi Rantau Prapat-Medan pukul 07.40 WIB dengan jadwal12, 13, 14, 19 Desember 2020 hingga 7 Januari 2021.

Manajemen PT KAI akan menerapkan protokol kesehatan dan syarat perjalanan untuk penumpang yang menggunakan layanan KA Sri Bilah itu.

Syarat yang harus dipenuhi misalnya, penumpang dalam kondisi sehat tidak menderita flu, pilek, batuk dan demam.

Baca juga: KAI: Sudah 30 kecelakaan di perlintasan sebidang kereta api di Sumut

Suhu badan tidak lebih dari 37,3 derajat selcius, dan penumpang wajib menggunakan masker dan face shield dari stasiun keberangkatan, dalam perjalanan hingga stasiun tujuan.

"Untuk menerapkan protokol kesehatan, KAI juga hanya menjual tiket 70 persen dari kapasitas tempat duduk yang tersedia sehingga ada jarak antarpenumpang selama dalam perjalanan," katanya.

Untuk pemesanan tiket, masyarakat dapat melakukan secara online melalui aplikasi KAI Access dan mitra penjualan tiket resmi KAI lainnya.

Sebagai bentuk apresiasi, untuk 50 penumpang yang melakukan pembelian pertama melalui aplikasi KAI ACCESS pada 11-12 Desember, KAI akan memberikan suvenir.

"Dengan dioperasikannya kembali KA Sribilah, total KA yang beroperasi masing - masing 2 KA Sri Bilah (pergi-pulang/PP), 6 KA Putri Deli (PP), 2 KA Sireks (PP) dan 24 KA Sri Lelawangsa PPPP," ujar Mahendro Trang Bawono.

Pewarta: Evalisa Sireg

Editor : Juraidi


COPYRIGHT © ANTARA News Sumatera Utara 2020