Neraca perdagangan luar negeri Sumut dengan Republik Rakyat Tiongkok (RRT) hingga triwulan III 2020 masih defisit sebesar 97,179 juta dolar AS. 

"Ekspor Sumut ke RRT 777,840 juta dolar AS, sedangkan impor 875,019 juta dolar AS," ujar Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sumut, Syech Suhaimi di Medan, Senin. 

Menurut dia, defisit perdagangan Sumut dengan RRT merupakan dampak pandemi COVID-19, dimana ekspor mengalami hambatan khususnya ke RRT yang menjadi negara pertama terserang COVID-19. 

Baca juga: Neraca perdagangan Sumut dan Jepang surplus 188,053 juta dolar AS

Baca juga: Neraca perdagangan luar negeri Sumut diprediksi tetap surplus hingga akhir tahun

Neraca perdagangan Sumut dengan RRT defisit meski ekspor sejumlah barang seperti crude palm oil (CPO) dan produk turunannya menunjukkan tren menguat.

Syech menyebutkan, hingga September 2020, nilai ekspor dan impor Sumut masih terbesar ke RRT. Dari total nilai ekspor Sumut sebesar 5,845 miliar dolar AS, devisa dari RRT sebesar 777,840 juta dolar AS. 

Sementara dari total impor Sumut sebesar 2,919 miliar dolar AS, nilai impor dari RRT 875,019 juta dolar AS. 

"Tahun ini ekspor dan impor Sumut terbesar masih ke RRT, Malaysia dan Amerika Serikat," katanya. 

Pewarta: Evalisa Siregar

Editor : Riza Mulyadi


COPYRIGHT © ANTARA News Sumatera Utara 2020