Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi sempat dua kali dinyatakan positif COVID-19 saat menjalani perawatan di Rumah Sakit Pusat Angkata Darat (RSPAD) Jakarta beberapa waktu lalu.

Juru Bicara Kemenhub Adita Irawati dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu, menjelaskan Menhub Budi Karya Sumadi dinyatakan positif COVID-19 pada 14 Maret 2020 dan menjalani perawatan di RSPAD.

Baca juga: Seekor anjing dan tiga kucing tertular virus corona

Baca juga: Bantuan jaring pengaman sosial di Sumut mulai disalurkan

Saat dirawat di RSPAD, Menhub menjalani tes PCR pertama dan hasilnya dinyatakan negatif.

Namun, lanjut dia, 15 hari kemudian Menhub dinyatakan positif setelah menjalankan tes kedua.

Sesuai dengan protokol kesehatan COVID-19, pasien dinyatakan bebas COVID-19 jika dua kali tes PCR hasilnya berturut-turut negatif.

“Menhub dinyatakan positif kembali, di mana saat itu masih dalam perawatan dokter RSPAD,” kata Adita.

Kemudian, pada 27 April 2020, Menhub Budi Karya dinyatakan sembuh oleh dokter Budi Sulistya, Sp THT, Wakil Kepala RSPAD.

Adita mengatakan saat ini Menhub Budi Karya dalam kondisi sehat dan telah aktif kembali sebagai Menteri Perhubungan sejak 27 April 2020.

“Pihak RSPAD yang merawat Menhub juga telah menegaskan bahwa hasil dua tes PCR terakhir juga membuktikan Menhub telah bebas COVID-19," katanya.

Budi Karya kembali aktif menjalankan tugas sebagai Menhub per 5 Mei 2020 setelah tugasnya sempat dilaksanakan Luhut Panjaitan.

Pewarta: Juwita Trisna Rahayu

Editor : Juraidi


COPYRIGHT © ANTARA News Sumatera Utara 2020