Penabuhan alat musik Gordang Sambilan secara bersamaan di Kabupaten Mandailing Natal tercatat dalam Museum Rekor Indonesia (MURI  yang melibatkan .
24 gordang atau 360 orang pemain menabuh Gordang Sambilan itu secara bersamaan.

Penabuhan Gordang Sambilan terbanyak ini dilaksanakan di taman Raja Batu komplek perkantoran Bupati Madina dalam acara Silaturrahmi Nasional (Silatnas) Barisan Muda Indonesia Raya (BMIR), Rabu (7/8).

Manager MURI Indonesia  Ridho Al-Amin kepada wartawan menyampaikan penabuhan Gordang Sambilan secara bersama ini belum pernah ada di Indonesia bahkan didunia.

"Setelah di amati terdapat 24 grup Gordang Sambilan dimainkan bersama-sama untuk kami mencatatnya sebagai rekor MURI," ujarnya.

Dia menyebutkan, penabuhan Gordang Sambilan ini belum pernah tercatat oleh MURI di Indonesia bahkan di dunia untuk itu dirinya sangat mengapresiasi seluruh budaya Indonesia, khususnya Budaya Mandailing yaitu Gordang Sambilan.

Dia menyebutkan, rekor ini tidak hanya dicatat sebagai rekor Indonesia melain sebagai rekor Dunia, karena menurut catatan mereka pagelaran Gordang Sambilan ini belum pernah ada di belahan planet bumi ini kecuali di Indonesia khususnya di Kabupaten Mandailing Natal.

Untuk kategori penilaian ini MURI melakukan penilaian dengan terbesar, terkecil dan terbanyak. 

"Yang kita saksikan tadi bahwa itu Gordang Sambilan terbanyak yang merupakan kategori kesenian," jelasnya

Sementara itu, Bupati Mandailing Natal usai menerima piagam rekor MURI mengharapkan kepada para generasi muda prestasi yang diraih ini dapat dijadikan sebagai untuk bisa melestarikan Gordang Sambilan.

Pewarta: Holik

Editor : Juraidi


COPYRIGHT © ANTARA News Sumatera Utara 2019