Peristiwa bergejolaknya seribuan narapidana di Lembaga Pemasyarakatan Narkoba Simpang Ladang Hinai, Kecamatan Hinai, Kabupaten Langkat mengakibatkan 12 unit sepeda motor serta empat unit mobil milik pribadi dan satu ambulans terbakar.

Berdasaarkan data yang dirangkum ANTARA di lapangan, Jumat, saat ini kondisi Lapas Narkoba Langkat sudah kondusif dan ruangan yang sempat dilempari oleh narapidana sudah dibersihkan dari berbagai kaca yang pecah, termasuk bangkai sepeda motor maupun mobil yang terbakar.

Sementara itu para narapidana menyampaikan sejumlah tuntutan saat negosiasi dilakukan oleh Kepala Devisi Administrasi Kemenkumham Sumatera Utara, Indah, di antaranya warga binaan meminta agar lepala lapas segera diganti.

Para warga binaan juga meminta agar di dalam lapas tidak boleh memperjualbelikan makanan, lapas juga tidak boleh menjual pulsa, serta tidak ada perpindahan ruangan tahanan tanpa alasan dan dikenakan biaya.

Baca juga: Buntut kerusuhan, Kalapas Narkotika Langkat dinonaktifkan

Selain itu para narapidana ini juga meminta agar istri kepala lapas tidak berbisnis di dalam lapas, agar istri kepala lapas tidak mencampuri urusan lapas dengan ikut memeriksa tahanan, dan meminta agar pengurusan pembebasan bersyarat (PB) dan remisi dapat diperjelas.

Setelah seluruh tuntutan disampaikan mereka akhirnya dengan tertib masuk kembali ke ruangan tahanan masing-masing. 

Kondisi Lapas Narkotika Langkat cukup kondusif. Dari ratusan napi yang sempat melarikan diri, tinggal 50 lagi yang belum tertangkap.

Baca juga: 104 narapidana Lapas Narkotika Langkat berhasil ditangkap kembali

Pewarta: H.Imam Fauzi

Editor : Riza Mulyadi


COPYRIGHT © ANTARA News Sumatera Utara 2019