Pertamina Marketing Operation Region (MOR) I memprediksi permintaan elpiji 3 kg subsidi di Sumut pada bulan Ramadhan naik 9 persen atau menjadi sekitar 416.500 tabung per hari.

"PenIngkatan permintaan juga terjadi pada epiji non subsidi seperti Bright Gas," ujar Unit Manager Communication & CSR MOR I, M Roby Hervindo di Medan, Jumat.
Konsumsi elpiji non subsidi diperkirakan sebesar 24.000 tabung per hari atau meningkat 10 persen dari konsumsi normal.

Sejalan dengan prediksi terjadi peningkatan permintaan elpiji, maka Pertamina juga memastikan depot, agen dan pangkalan elpiji bisa memenuhi kebutuhan tersebut.

Depot, agen dan pangkalan elpiji, katanya, akan tetap melayani konsumen meski di hari libur.

Baca juga: Pekan pertama Ramadan pertamina siapkan 8 juta tabung LPG

"Selain langkah itu, Pertamina juga membuat kebijakan menyiapkan cadangan pasokan dan operasi pasar jika diperlukan," ujar Roby.

Stok elpiji Pertamina sendiri cukup aman untuk kebutuhan konsumen atau rata-rata ketahanan stok mencapai lebih dari 20 hari.
.
Dengan langkah - langkah yang dilakukan itu, Pertamina berharap masyarakat tetap aman dan nyaman menjalankan ibadah Puasa Ramadhan.

"Pertamina mengimbau masyarakat membeli elpiji di pangkalan resmi Pertamina untuk mendapatkan harga standar," katanya.

Pertamina juga membuka layanan pengaduan dan informasi masyarakat yang dibuka 24 jam melalu Call Center Pertamina 135.

Akses lainnya juga terbuka 24 jam melalui channel social media @pertamina baik di Twitter, Facebook, Instagram, Youtube, serta Linkedin. Informasi lengkap bisa juga mengakses situs www.pertamina.com atau bisa juga download aplikasi MyPertamina.
 

Pewarta: Evalisa Siregar

Editor : Akung


COPYRIGHT © ANTARA News Sumatera Utara 2019