Solo (Antaranews Sumut) - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mulai mengoperasikan kapal feri KMP Ihan Batak di lintasan penyeberangan Ajibata-Ambarita untuk mendukung pariwisata Danau Toba.

Sekretaris Perusahaan PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Imelda Alini dalam keterangan tertulis di Solo, Jumat, mengatakan penyediaan kapal tersebut sebagai pemenuhan amanah dari Kementerian Perhubungan untuk menyediakan transportasi yang aman dan nyaman bagi masyarakat dan wisatawan di Danau Toba.

"Dengan adanya pengoperasian KMP Ihan Batak oleh ASDP, diharapkan dapat menjadi momentum dalam menghadirkan layanan transportasi feri yang andal, aman, dan nyaman bagi masyarakat dan wisatawan yang berkunjung ke Danau Toba," katanya. Pengoperasian awal KMP Ihan Batak pada pekan ini, diharapkan juga dapat membantu dalam mengurai kepadatan layanan angkutan Natal dan Tahun Baru yang mengalami peningkatan. Rencananya, KMP Ihan Batak akan melayani rute Ajibata-Ambarita sebanyak enam perjalanan per harinya. KMP Ihan Batak merupakan kapal pertama jenis roro berukuran 300 Gross Tonage (GT) yang dibangun pertama di Kawasan Danau Toba yang oleh Kementerian Perhubungan.

Kapal ini mampu mengangkut 280 orang penumpang, 35 hingga 40 unit mobil pribadi atau sekitar 22 unit kendaraan jenis campuran. Sebelumnya, Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Budi Setiyadi mengatakan pihaknya mengharapkan hadirnya layanan kapal ferry yang memenuhi aspek keselamatan di daerah Danau Toba sudah menjadi prioritas yang harus diperhatikan oleh masyarakat, operator, maupun pemerintah daerah. "Masuk kapal langsung catat manifes dan pakai' life jacket'. Marilah kita bersama menciptakan sistem keselamatan pelayaran yang baik karena tahun depan ditargetkan satu juta wisatawan akan datang ke Danau Toba," paparnya.

Pada masa pengoperasian awal (soft launching) ini, ASDP akan terus memperhatikan animo dan masukan dari masyarakat untuk peningkatan layanan dan operasional yang lebih baik lagi.
 

Pewarta: Antara

Editor : Akung


COPYRIGHT © ANTARA News Sumatera Utara 2018