Sibolga (Antaranews Sumut)- Sesosok mayat laki-laki yang ditemukan nelayan bersama dengan jaring ikan di Pulau Wunga Nias Utara tanggal 9 Februari 2018 yang lalu, dikenali pihak keluarga ABK Mega Top III. Pihak keluarga mengaku, bahwa mayat itu adalah anggota keluarga mereka.

Baca juga: Saksi mata ungkap kronologi hilangnya KM Mega Top III

Dikenalinya mayat yang mengenakan kaos kampanye Walikota Sibolga tahun 2015 pasangan Syarfi Hutauruk-Edy Polo Sitanggang itu, setelah jenazah tiba KNTM Sibustak-bustak, Kecamatan Sibolga Selatan, tadi malam sekira pukul 22.15WIB yang dibawa oleh KM Sempurna.

Menurut anggota keluarga KM Mega Top III, sosok mayat itu bernama Rizwan Naim warga Jalan Sisingamangaraja, Gangg Kenanga, Kelurahan Aek Parombunan Kota Sibolga. 

Baca juga: Pencarian KM Mega Top terus dilakukan

“Iya, saya kenal dari bentuk belang kepala dan tali pinggang yang masih terpasang di tubuh nya,” kata Ayu salah seorang ibu rumah tangga yang mengaku mengenali korban, karena suaminya juga sebagai ABK di Mega Top III.

Sementara itu pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi, dan belum dapat memastikan apakah sosok mayat tersebut salah satu dari ABK KM Mega Top III atau bukan.

Baca juga: Keluarga ABK Mega Top III mendadak histeris

Pihak kepolisian masih menunggu kedatangan Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Sumut yang dikabarkan tiba di Kota Sibolga hari ini.
Selain itu, dikabarkan pula Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Bambang Soelistyo akan turun ke Kota Sibolga untuk memberikan keterangan resmi.
Sembari menunggu kedatangan tim DVI Polda Sumut, jenazah saat ini berada di ruang mayat RSU FL Tobing Sibolga.

Sebelumnya, banyak pihak menduga bahwa mayat yang ditemukan perairan Nias Utara itu adalah ABK KM Mega Top III yang hilang kontak sejak 3 Januari 2017 lalu. Hal itu diperkuat titik koordinat penemuan mayat di N0030034 E 9540170, sesuai dengan lokasi terakhir KM Mega Top III sebelum putus kontak.
KM Mega Top III yang berangkat dari Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Sibolga tanggal 27 Desember 2017 lalu, membawa 28 ABK. Namun ditengah laut, ada satu orang tekong kapal Pompong yang pindah ke KM Mega Top III.


Pewarta: Jason Gultom

Editor : Akung


COPYRIGHT © ANTARA News Sumatera Utara 2018