Medan, 31/3 (Antara) - Sebanyak 99 sekolah di Sumatera Utara akan mengikuti ujian nasional berbasis komputer dengan jumlah terbanyak berasal dari Sekolah Menengah Kejuruan atau SMK.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Sumut, Arsjad Lubis di Medan, Kamis, mengatakan, sebanyak 99 sekolah yang akan mengikuti ujian nasional berbasis komputer (UNBK) yang sebanyak 99 sekolah itu terdiri dari 14 sekolah SMP, 24 SMA dan 61 SMK.
Untuk SMP dari 14 sekolah itu jumlah siswanya mencapai 1.886 orang, 24 SMA dengan murid sebanyak 5.209 orang dan SMK 14.300 siswa.
"Hasil pengamatan dan laporan, fasiltas 99 sekolah untuk mengikuti UNBK itu sudah memadai dan muridnya juga sudah siap," katanya.
Dengan kesiapan itu, maka diharapkan UNBK berjalan lancar.
Arsjad menegaskan, pendistribusian UN yang sudah dilakukan Senin lalu ditargetkan selesai, Kamis, 31 Maret 2016.
Pendistribusian UN sendiri sebelumnya diatur secara tersistem dimulai dari kabupaten atau kota terjauh dari Medan.
"Setelah Nias, pendistribusian dilakukan ke berbagai kabupaten, kota dengan pengirman terakhir Kamis, 31 Maret ke Langkat, Binjai dan Medan." katanya.
Mengutip penegasan Plt Gubernur Sumut H T Erry Nuradi sebelumnya, Arsjad kembali menegaskan, semua pihak baik penyelenggara, siswa apalagi guru, agar secara dini menghapus setiap keinginan melakukan tindakan curang dalam pelaksanaan UN 2016.
Pemprov Sumut diharapkan bisa mewujudkan pelaksanaan UN yang kredibel dan semuanya harus berlaku jujur dan objektif untuk mendukung slogan UN yang dicanangkan Mendiknas yaitu Prestasi Perlu, Jujur Harus.***4***
(T.E016/B/S023/S023) 31-03-2016 21:11:59
COPYRIGHT © ANTARA News Sumatera Utara 2016
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Sumut, Arsjad Lubis di Medan, Kamis, mengatakan, sebanyak 99 sekolah yang akan mengikuti ujian nasional berbasis komputer (UNBK) yang sebanyak 99 sekolah itu terdiri dari 14 sekolah SMP, 24 SMA dan 61 SMK.
Untuk SMP dari 14 sekolah itu jumlah siswanya mencapai 1.886 orang, 24 SMA dengan murid sebanyak 5.209 orang dan SMK 14.300 siswa.
"Hasil pengamatan dan laporan, fasiltas 99 sekolah untuk mengikuti UNBK itu sudah memadai dan muridnya juga sudah siap," katanya.
Dengan kesiapan itu, maka diharapkan UNBK berjalan lancar.
Arsjad menegaskan, pendistribusian UN yang sudah dilakukan Senin lalu ditargetkan selesai, Kamis, 31 Maret 2016.
Pendistribusian UN sendiri sebelumnya diatur secara tersistem dimulai dari kabupaten atau kota terjauh dari Medan.
"Setelah Nias, pendistribusian dilakukan ke berbagai kabupaten, kota dengan pengirman terakhir Kamis, 31 Maret ke Langkat, Binjai dan Medan." katanya.
Mengutip penegasan Plt Gubernur Sumut H T Erry Nuradi sebelumnya, Arsjad kembali menegaskan, semua pihak baik penyelenggara, siswa apalagi guru, agar secara dini menghapus setiap keinginan melakukan tindakan curang dalam pelaksanaan UN 2016.
Pemprov Sumut diharapkan bisa mewujudkan pelaksanaan UN yang kredibel dan semuanya harus berlaku jujur dan objektif untuk mendukung slogan UN yang dicanangkan Mendiknas yaitu Prestasi Perlu, Jujur Harus.***4***
(T.E016/B/S023/S023) 31-03-2016 21:11:59
Editor : Ribut Priadi
COPYRIGHT © ANTARA News Sumatera Utara 2016