Tanjungbalai,1/4 (antarasumut) - Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Tanjungbalai meningkat, sebagai indikator utama pembangunan kota, sebagaimana tercantum dalam PP Nomor 6 tahun 2008.

Wali Kota Tanjungbalai, H.Thamrin Munte dalam rapat paripurna di gedung DPRD, Senin mengungkapkan, berdasarkan data Badan Pusat Stastik, tahun 20011 angka IPM mencapai 74,72 poin, meningkat sebesar 0,5 poin dibanding tahun 2010, sebesar 74,14 poin.

"Angka capaian IPM tersebut merupakan indikator komposit, yang terdiri dari angka melek huruf sebesar 99,02 persen, dan rata-rata lama sekolah sebesar 8,89 tahun. Angka ini meningkat dari tahun sebelumnya, masing-masing sebesar 98,99 dan 8,811", katanya pada rapat paripurna di Gedung DPRD.

Untuk angka harapan hidup, lanjutnya, sebesar 70,76 poin atau meningkat sebesar 0,33 poin dari tahun 2010, sebesar 70,43 poin. Sedangkan untuk pengeluaran perkapita sebesar Rp,628.810 atau meningkat sebesar 4,36 poin dari tahun 2010, sebesar Rp. 624.450.

"Dilihat dari keseluruhan IPM, kota Tanjungbalai masih lebih baik dari angka provinsi Sumut, yakni 76,65", katanya,

Bertolak dari angka tersebut, sambung dia, merupakan capaian kinerja Pemkot Tanjungbalai tahun 2012, berbasis misi dan urusan pemerintahan kota sebagai daerah otonom berdasarkan PP Nomor 38 tahun 2007, tentang Pembagian Urusan Pemerintahan. (yan)


:

COPYRIGHT © ANTARA 2026