Hal tersebut dikatakan Gus saat kampanye dan menyampaikan orasi politiknya di Lapangan Paramsamya, Kisaran, Kabupaten Asahan, Minggu, yang dihadiri puluhan ribu pendukungnya berasal dari Kabupaten Asahan, Kabupaten Batubara, dan Kota Tanjung Balai.
Langkah pemberdayaan masyarakat untuk mencapai Sumut Sejahtera, menurut Gus, terus disiati, dan juga beberapa kali tim GusMan turun langsung melihat kondisi Kabupaten Asahan.
"Kebijakan tersebut dilakukan sebagai upaya menundukung swasembada daging sehingga Sumut bisa mandiri dalam pemenuhan kebutuhan daging untuk konsumsi masyarakat dengan harga yang lebih terjangkau," ucap mantan Dirut Bank Sumut itu.
Selain itu, pasangan GusMan juga menyatakan komitmennya menjadikan nelayan di Sumut sebagai prioritas perhatian dan kebijakan. Menurut Gus, sangat tidak masuk akal bila Sumut yang lautnya lebih luas dari daratannya, namun nelayan dan masyarakat pesisirnya terpinggirkan.
Gus mengatakan, dirinya dan Soekirman telah menyiapkan program pemberdayaan bagi masyarakat pesisir. Selain kebijakan pro nelayan tradisional, berupa zonanisasi pukat, sehingga ada batasan antarnelayan tradisional dan modern, juga ada bantuan alat tangkap serta kredit usaha kepada kaum perempuan yang targetnya adalah menciptakan kemandirian ekonomi keluarga.
"Ini harus jadi prioritas dan ada keberpihakan, sehingga kondisi masyarakat pesisir kita tidak terus-terusan menjadi sorotan karena persoalan kemiskinan," ujarnya.
Gus juga menyoroti soal pendidikan dan kesehatan, dimana solusinya sebenarnya ada pada "political will" pemerintah."Jika kesehatan dan pendidikan terjamin, lalu persoalan akses modal untuk masyarakat dibuka seluas-luasnya, maka Insya Allah pemeritah akan terus didukung masyarakatnya," ucap dia.
Sementara itu, Soekirman menyampaikan apresiasinya atas dukungan masyarakat yang ditandai dengan banyaknya massa yang hadir.
Sebelumnya, saat memulai orasi politik , pasangan GusMan mengikrarkan diri akan menjadi pelayan di Sumut, bila masyarakat memberikan kesempatan kepada mereka untuk memimpin.
"Saudara-saudara sekalian, kami datang bukan untuk mencari kekuasaan, bukan gila jabatan. Kami hadir untuk memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat Sumut," kata Gus .
Anggota DPR-RI daerah pemilihan Sumut, Nasril Bahar dalam orasinya mengatakan, 4 kriteria pemimpin telah dipenuhi pasangan GusMan, yakni Siddiq, Fathonah, Tabliqh dan Amanah.
"Selama perjalanan karir dan pengabdian mereka, Gus irawan dan Soekirman telah mempraktikkan kejujuran mereka, kecerdasan serta penyampaian yang benar di tengah-tengah masyarakat. Amanah yang mereka emban dibuktikan dengan kesuksesan dalam membangun Bank Sumut dan juga membangun Kabupaten Serdang Bedagai bagi Soekirman selaku wakil Bupati Sergai. Kalau ingin sejahtera maka pilihannya nomor satu," ujar Nasril.
Kampanye pasangan GusMan di zona IV itu, juga dihadiri Anggota Komis VI DPR RI Nasril Bahar, Anggota DPRD Sumut Muslim Simbolon, Ketua Fraksi PAN DPRD Sumut Parluhutan Siregar, unsur pengurus koalisi Parpol pendukung, Pendawa Asahan, Sumut Cemerlang dan Sumut Sejahtera Bersatu.
Sedangkan, di tribun juga tampak hadir Bupati Asahan Taufan Gama Simatupang yang beberapa kali terlihat melambaikan tangan kepada Gus Irawan-Soekirman yang berada di atas panggung besar di tengah-tengah pendukung.***1***iskandar zulkarnaen
(T.M034/C/I. Zulkarnaen/I. Zulkarnaen) 25-02-2013 06:42:58
:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.