Medan (ANTARA) - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Sumatera Utara (Sumut) menyebutkan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Bank Sumut merupakan salah satu pengumpul zakat paling aktif dan unggul di daerah itu.

"UPZ Bank Sumut termasuk yang teraktif dan unggul, baik sisi kegiatan maupun pengumpulan zakat," ujar Wakil Ketua I Baznas Sumut Musaddad Lubis usai penyaluran zakat pegawai Bank Sumut 2026 di Medan, Kamis.

Dari sisi pengumpulan zakat, kata dia, UPZ Bank Sumut bahkan menempati posisi kedua di antara para pengumpul zakat di provinsi ini.

Menurut dia, capaian tersebut menunjukkan kuatnya dukungan jajaran manajemen Bank Sumut dalam membangun budaya zakat di lingkungan perusahaan.

"Pengumpulan zakat ini di tengah belum terpenuhinya estimasi potensi zakat sekitar Rp8,8 triliun per tahun," tegas Musaddad.

Walau demikian, menurutnya, pengelolaan zakat yang konsisten akan membuat manfaatnya semakin dirasakan masyarakat Sumut, terutama di bidang pendidikan.

"Pendidikan menjadi salah satu fokus utama penyaluran zakat karena menjadi bekal penting bagi masa depan generasi muda," papar Musaddad.

Direktur Teknologi Informasi dan Operasional PT Bank Sumut (Perseroda) Sandhy Sofian mengatakan program pengumpulan zakat ini merupakan bagian komitmen sosial Bank Sumut memperluas akses pendidikan masyarakat.

Dia mengatakan zakat pegawai Bank Sumut tahun ini disalurkan dalam bentuk beasiswa pendidikan, dan bantuan perlengkapan sekolah.

Sandhy menyebut sebanyak 323 pelajar dan mahasiswa menerima beasiswa dengan total penyaluran Rp1,209 miliar. Selain itu, bantuan perlengkapan sekolah senilai Rp41 juta diberikan kepada sebanyak 205 siswa sekolah dasar.

"Zakat bukan hanya instrumen ibadah, tetapi juga memiliki peran strategis dalam pemerataan kesejahteraan dan memperluas akses pendidikan," ujar Sandhy.



Pewarta: Muhammad Said
Editor : Juraidi

COPYRIGHT © ANTARA 2026