Medan (ANTARA) - Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution memastikan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut segera melakukan percepatan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Asahan, Sumut.
Pemprov Sumut, lanjut dia, akan menindaklanjuti kebutuhan pembangunan di kawasan pesisir timur Sumatera Utara, dan memastikan tim terkait turun langsung melakukan peninjauan lapangan.
"Kami menyambut baik seluruh aspirasi dari Asahan. Pemprov Sumut segera mengkaji, dan mengupayakan pembangunan jalan tersebut," ucap Bobby usai menerima kunjungan Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin Siregar di Kantor Gubernur Sumut, Senin.
Untuk grand design di Kabupaten Asahan yang diminta, pihaknya akan berkoordinasi dengan organisasi perangkat daerah terkait agar semuanya terencana dengan baik.
Gubernur juga mengatakan, langkah awal menjadi prioritas adalah memastikan kondisi riil di lapangan Kabupaten Asahan sebelum pelaksanaan anggaran dilakukan.
"Kita cek dulu ke lapangan melihat secara langsung. Pastinya semua dikoordinasikan terlebih dahulu. Kalau memang bisa tahun ini kita kerjakan, ya sudah dikerjakan segera. Saya minta semuanya dikerjakan dengan kualitas yang baik," kata Bobby.
Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin mengatakan, sejumlah agenda prioritas dinilai mendesak bagi masyarakat Asahan, terutama perbaikan jalan.
"Kami berkoordinasi mengenai grand design pembangunan infrastruktur. Salah satunya Jalan Batu Pane sepanjang 2,5 kilometer. Jalan ini sangat vital bagi masyarakat. Akibat kerusakan jalan itu, perekonomian masyarakat saat ini menjadi lumpuh,” ujar Taufik.
Selain infrastruktur jalan, Taufik juga menyampaikan aspirasi di sektor pendidikan dan keamanan wilayah baik daratan maupun perairan Asahan.
"Kami juga meminta Pemprov Sumut segera meresmikan SMA Negeri Rahuning agar dapat menerima siswa baru dari masyarakat sekitar," katanya.
Bupati juga mengatakan, Pemerintah Kabupaten Asahan berencana memfasilitasi Badan Keamanan Laut (Bakamla) untuk pembangunan pos mercusuar guna memantau wilayah Selat Malaka.
"Untuk mendukung rencana tersebut, dibutuhkan pembangunan akses jalan menuju lokasi," tutur Taufik.
Pewarta: Muhammad SaidEditor : Juraidi
COPYRIGHT © ANTARA 2026