Medan (ANTARA) - PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara (Sumut) menyatakan teknologi Disaster Recovery Center (DRC) mempercepat gangguan kelistrikan di wilayah tersebut.

"DRC berfungsi sebagai pusat kendali pemulihan sistem kelistrikan secara cepat dan terintegrasi," ujar General Manager PLN UID Sumatera Utara Mundhakir di Medan, Rabu.

Mundhakir mengatakan melalui sistem tersebut, PLN dapat melakukan pemantauan gangguan secara "real-time", analisis kondisi jaringan.

Lebih lanjut, sistem itu juga sebagai pengendalian proses pemulihan secara terpusat, sehingga waktu pemulihan dapat ditekan secara signifikan, baik akibat gangguan teknis maupun bencana alam.

"Kehadiran DRC juga memperkuat resiliensi sistem distribusi PLN di Sumatera Utara yang memiliki tantangan geografis dan potensi cuaca ekstrem, sehingga layanan kepada pelanggan tetap terjaga dengan optimal," ucapnya.

Selain itu, PLN juga meresmikan HSSE Control Center yang merupakan inovasi dalam penguatan budaya keselamatan kerja tersebut.

Mundhakir mengatakan fasilitas itu memungkinkan pemantauan langsung terhadap aktivitas petugas di lapangan melalui sistem terintegrasi, termasuk kondisi lingkungan kerja dan kepatuhan terhadap prosedur keselamatan.

"Dengan demikian, potensi risiko dapat teridentifikasi lebih dini dan tindakan mitigasi dapat segera dilakukan," ucapnya.

Ia menambahkan implementasi kedua fasilitas tersebut merupakan bagian dari upaya mencapai "operational excellence" yang berkelanjutan.

“DRC dan HSSE Control Center merupakan wujud nyata komitmen PLN dalam menghadirkan layanan yang cepat, andal, dan mengedepankan keselamatan," ucapnya.

Menurut dia, keandalan sistem tidak hanya ditentukan oleh teknologi, tetapi juga oleh kesiapan dan keamanan petugas di lapangan.

"Dalam konteks transisi energi, sistem kelistrikan harus semakin adaptif dan andal. Oleh karena itu, penguatan digitalisasi melalui DRC serta peningkatan budaya keselamatan melalui HSSE Control Center menjadi fondasi penting," ucapnya.



Pewarta: M. Sahbainy Nasution
Editor : Juraidi

COPYRIGHT © ANTARA 2026