Medan (ANTARA) - Pemerintah Kota Medan, Sumatera Utara menyatakan, telah memfasilitasi sedikitnya 440 masyarakat atau calon pekerja migran Indonesia asal kota itu untuk bekerja ke luar negeri sepanjang Januari hingga Februari 2026.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Medan Ramaddan mengatakan, 440 calon pekerja migran Indonesia tersebut bekerja di berbagai negara tujuan.

"Kami mencatat telah memfasilitasi sebanyak 440 calon pekerja migran Indonesia bekerja di luar negeri," ujar Ramaddan di Medan, Selasa.

Ia menjelaskan, ratusan pekerja migran asal Kota Medan tersebut bekerja di berbagai negara seperti Malaysia,Turki, Taiwan, Brunei Darusalam, Singapura dan Hong Kong dengan berbagai bidang pekerjaan.

Ia mengatakan, bidang manufaktur, pengolahan, energi perkebunan, hospitality dan jasa mendominasi lowongan bagi calon migran tersebut.

"Seluruh proses penempatan dilakukan melalui perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI) secara resmi dan prosedural," kata dia

Ia mengatakan, para calon pekerja tersebut telah melalui tahap seleksi, pelatihan serta pemberkasan sesuai ketentuan yang berlaku sehingga aspek pelindungan tenaga kerja tetap terjamin.

"Program penempatan calon pekerja migran Indonesia yang semakin terstruktur dan aman menjadi salah satu faktor mendorong meningkatkan minat masyarakat bekerja di luar negeri," ujarnya.

Oleh karena itu, pihaknya terus mendorong agar masyarakat tetap memilih jalur resmi saat hendak bekerja di luar negeri guna menjamin rasa aman dan nyaman.

"Kami mengimbau masyarakat yang saat ini ingin bekerja ke luar negeri untuk memastikan keselamatan, menjaga nama daerah serta meningkatkan kesejahteraan keluarga," sebut dia.

Dengan meningkatkan minat masyarakat bekerja ke luar negeri, pihaknya mengapresiasi Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia serta pemangku kebijakan terkait mendukung kelancaran program penempatan tenaga kerja migran asal Kota Medan.

 

 



Pewarta: Anggi Luthfi Panggabean
Editor : Juraidi

COPYRIGHT © ANTARA 2026