Medan (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) tengah membangun platform yang mengintegrasikan seluruh layanan publik secara terpadu berbasis digital.

"Platform ini upaya kita mengintegrasikan seluruh aplikasi layanan publik milik Pemprov Sumut dari berbagai OPD (organisasi perangkat daerah)," ucap Kepala Dinas Kominfo Provinsi Sumut Erwin Hotmansah Harahap di Medan, Sumut, Selasa.

Ia mengatakan, platform ini menjadi salah satu Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Gubernur Sumut Bobby Nasution yang ditargetkan digunakan masyarakat pada pertengahan tahun depan.

Dengan menggunakan sistem single sign-on (SSO), memungkinkan pengguna mengakses berbagai aplikasi layanan publik hanya dengan satu akun (username dan password).

"Adanya platform ini, masyarakat hanya perlu sekali registrasi, dan sekali log in. Tidak perlu berkali-kali," kata Erwin.

Menurutnya, selama ini masyarakat Sumut sering kesulitan memperoleh layanan yang dibutuhkan karena banyaknya aplikasi layanan yang berjalan sendiri-sendiri.

Kehadiran platform terpadu berbasis digital ini diharapkan menjadi solusi agar pelayanan publik digital menjadi lebih mudah, cepat, dan efisien.

"Saat ini, pembangunan platform masih berjalan sesuai target rencana kerja," kata dia.

Adapun tahap yang sedang dilakukan, lanjut dia, pendataan seluruh aplikasi layanan publik, dan akhir tahun ini desain model platform ditargetkan sudah rampung.

"Selanjutnya pada 2026 akan dilanjutkan pembuatan prototipe, uji coba, dan penyempurnaan sistem. Targetnya, pada Juli 2026 sudah dapat diluncurkan untuk digunakan masyarakat," jelas Erwin.

Pembangunan platform ini, tegas dia, tidak berbasis proyek, melainkan sistem berkelanjutan yang bisa terus dikembangkan.

"Salah satu tahapan penting adalah rekrutmen tenaga ahli yang fokus pengembangan platform secara berkesinambungan," papar Erwin.



Pewarta: Muhammad Said
Editor : Juraidi

COPYRIGHT © ANTARA 2026