Medan (ANTARA) - Menteri Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Natalius Pigai mengajak warga Kabupaten Mandailing Natal (madina), Sumatera Utara, aktif dalam mengidentifikasi kebutuhan penguatan, pemajuan, perlindungan, penegakan, dan pemenuhan HAM (P5HAM) di lingkungan tersebut.

"Untuk itu, sampaikan langsung kepada instansi wilayah guna memperkuat sinergi antarpemerintah dan rakyat," ujar Menteri HAM Pigai di Madina, Minggu.

Ia mengatakan pihaknya berkomitmen untuk memastikan kesejahteraan masyarakat melalui pelayanan dan penegakan HAM yang nyata.

Menurutnya, semua milik pemerintah adalah hak rakyat yang absolut, karena itu hak itu harus digunakan dan dimanfaatkan.

"Nikmati pelayanan HAM dari Kementerian Hak Asasi Manusia dengan melakukan konsultasi masalah terkait bersama perwakilan kantor wilayah," katanya.

 

 

 

Kedatangan Menteri Pigai ke Madina dalam memperingati Hari Bakti Kementerian HAM yang dihadiri sekitar 5.000 masyarakat di wilayah itu.

Kegiatan itu menjadi momentum bersejarah sebagai perayaan pertama sejak transformasi kelembagaan Kementerian Hak Asasi Manusia dibentuk oleh Presiden Prabowo Subianto.

Kepala Kanwil KemenHAM Sumut-Kepri Flora Nainggolan menyampaikan komitmen jajarannya untuk terus hadir sebagai mitra masyarakat dalam pemenuhan hak-hak dasar.

“Kami ada dan siap bekerja sama lintas instansi, menjadi ruang dengar dan mediasi. Kementerian HAM adalah rumah rakyat, maka datanglah kapan saja,” ucapnya.

Kedatangan Menteri Pigai disambut meriah oleh ribuan warga dengan arak-arakan adat serta menyematkan ulos kehormatan sebagai bentuk penghormatan masyarakat Mandailing Natal.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Menteri HAM Pigai ajak warga Madina aktif identifikasi kebutuhan P5HAM

Pewarta: M. Sahbainy Nasution
Editor : Juraidi

COPYRIGHT © ANTARA 2026