Langkat (ANTARA) - Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Langkat Wahyudiharto memimpin sesi berbagi pengalaman (sharing) terkait penerapan Tanda Tangan Elektronik (TTE) kepada Pemerintah Desa Krandegan, Kabupaten Purworejo, yang dilaksanakan secara virtual.
Wahyudiarto menyampaikan itu di Stabat, Kamis.
Saat itu pihaknya didampingi Kepala Bidang Pengembangan Teknologi Aplikasi dan Informatika M Nas Arif Syahputra, dana pertemuan ini merupakan bagian dari komitmen Diskominfo Langkat dalam memperkuat implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) hingga ke tingkat desa, guna menciptakan tata kelola administrasi yang efisien, transparan dan akuntabel.
Wahyudiharto menegaskan bahwa penggunaan TTE memiliki peran penting dalam menjamin keamanan dokumen, sekaligus meminimalisir potensi penyalahgunaan administrasi. Selain itu, TTE terbukti mempercepat berbagai proses layanan publik tanpa mengurangi keabsahan hukum dokumen.
“Kami berbagi pengalaman penerapan TTE di Kabupaten Langkat, yang terbukti sangat membantu percepatan pelayanan dan efisiensi birokrasi. Harapannya, Desa Krandegan dapat segera mengimplementasikan hal yang sama,” ujar Wahyudiharto.
Kepala Desa Krandegan, Dwinanto, SE menyambut positif gagasan tersebut. Ia menilai TTE sebagai langkah inovatif yang sejalan dengan kebutuhan administrasi modern serta perkembangan teknologi informasi di era digital.
Melalui kolaborasi antar daerah dan pertukaran pengalaman, Diskominfo Langkat berharap penerapan TTE dapat semakin meluas hingga ke pemerintahan desa. Dengan demikian, pelayanan publik dapat berjalan lebih cepat, aman, dan terpercaya.
Pewarta: H.Imam FauziEditor : Juraidi
COPYRIGHT © ANTARA 2026