“Ya jadi sekitar bulan Juni saya dihubungi oleh Konsulat Jenderal Amerika Serikat yang ada di Medan bahwa saya terpilih sebagai salah satu tokoh dan pemimpin yang diseleksi dan dinominasi oleh Kedutaan Besar Amerika Serikat yang ada di Jakarta untuk mengikuti program ini di Amerika Serikat.”kata Meryl melalui rilis pers yang diterima Kamis (7/10).
Wakil Sekretaris DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara ini menjelaskan bahwa program IVLP merupakan program studi singkat mengenai Sustainable Ecotourism yang seluruh inisiasi dan penganggarannya dibiayai oleh Pemerintah Amerika Serikat melalui US Department of State.
Lebih lanjut Meryl menjelaskan IVLP adalah program pertukaran pendidikan profesional unggulan dari Departemen Luar Negeri AS.
Program tersebut difasilitasi melalui Biro Pendidikan dan Kebudayaan, program unik ini memungkinkan para pemimpin dari negara lain untuk mengunjungi Amerika Serikat dan belajar tentang masyarakat Amerika melalui pengalaman yang secara langsung berkaitan dengan minat dan tujuan profesional dan pribadi mereka.
Kemudian menurut dia, peserta dinominasikan untuk proyek IVLP tertentu yang dirancang untuk memaksimalkan pengalaman pendidikan mereka sesuai dengan keahlian dan tugas profesional mereka, dengan tujuan meningkatkan keterampilan mereka, membangun jaringan mereka, dan bertukar ide melalui serangkaian kegiatan seperti kunjungan lapangan, seminar pakar, program pendidikan, keterlibatan jaringan, kegiatan langsung, dan acara budaya.
Meryl mengatakan tahun lalu dirinya juga dinominasikan untuk mengikuti program tersebut dengan topik Youth Political Engagement in the Digital Age secara virtual.
“ Tahun lalu saya juga dinominasi untuk mengikuti program tersebut selama 3 minggu, itu masih dalam situasi pandemi Covid, kami tidak diberangkatkan melainkan mengikutinya secara virtual. Namun, tahun ini karena sudah menuju endemi, kamipun diberangkatkan ke Amerika Serikat.” Ujar Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah DPRD Sumatera Utara ini.
Berdasarkan data sejak 1940, lebih dari 225.000 orang telah berpartisipasi dalam IVLP, termasuk lebih dari 500 kepala negara atau kepala pemerintahan dan ribuan menteri tingkat kabinet serta pemimpin terkemuka dari sektor publik dan swasta.
Dalam kegiatan tersebut Meryl mengunjungi kantor-kantor pemerintahan dan NGO di kota Washington DC, Charleston dan Portland bersama pembicara dan akademisi dari sektor pemerintahan, NGO dan swasta.
Selain itu ia belajar mengenai bagaimana menciptakan pariwisata berkelanjutan dengan tetap melestarikan lingkungan, memberdayakan manusia dan meningkatkan perekonomian di daerah pariwisata.
"Dalam hali ini kita punya Danau Toba, dan saya banyak bertukar pikiran mengenai pembangunan di daerah prioritas Danau Toba." pungkasnya.
Pewarta: AkungEditor : Juraidi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.