• Top News
  • Terkini
  • Rilis Pers
Antaranews.com
Tentang Kami
Antara News sumut
Jumat, 16 Januari 2026
Antara News sumut
Antara News sumut
  • Home
  • Nusantara
      • antaranews.com
      • Aceh/NAD
      • Bali
      • Bangka/Belitung
      • Banten
      • Bengkulu
      • Gorontalo
      • Jambi
      • Jawa Barat
      • Jawa Tengah
      • Jawa Timur
      • Kalimantan Barat
      • Kalimantan Selatan
      • Kalimantan Tengah
      • Kalimantan Timur
      • Kalimantan Utara
      • Kepulauan Riau
      • Kuala Lumpur
      • Lampung
      • Maluku
      • Megapolitan
      • NTB
      • NTT
      • Papua
      • Papua Tengah
      • Riau
      • Sulawesi Selatan
      • Sulawesi Tengah
      • Sulawesi Tenggara
      • Sulawesi Utara
      • Sumatera Barat
      • Sumatera Selatan
      • Sumatera Utara
      • Yogyakarta
  • Berita Sumut
    • Asahan
    • Batubara
    • Binjai
    • Dairi
    • Deli Serdang
    • Diskop UMKM Kota Medan
    • Gunungsitoli
    • Humbang Hasundutan
    • Karo
    • Labuhan Batu
    • Labuhanbatu Selatan
    • Labuhanbatu Utara
    • Langkat
    • Madina
    • Medan
    • Nias
    • Nias Barat
    • Nias Selatan
    • Nias Utara
    • Padang Lawas
    • Padang Lawas Utara
    • Padang Sidempuan
    • Pakpak Barat
    • Pematang Siantar
    • Samosir
    • Serdang Bedagai
    • Sibolga
    • Simalungun
    • Tanjung Balai
    • Tapanuli Selatan
    • Tapanuli Tengah
    • Tapanuli Utara
    • Tebing Tinggi
    • Toba
    • Nasional
      • Pemerintah targetkan pembangunan irigasi Bendung Sei Wampu selesai 2026

        Pemerintah targetkan pembangunan irigasi Bendung Sei Wampu selesai 2026

        Sabtu, 8 November 2025 20:38

        Menteri PU: Floodway Sikambing-Belawan solusi atasi banjir dua kecamatan di Medan

        Menteri PU: Floodway Sikambing-Belawan solusi atasi banjir dua kecamatan di Medan

        Sabtu, 8 November 2025 19:42

        Menteri PU targetkan penanganan longsor ruas Medan-Berastagi di Sembahe rampung Desember

        Menteri PU targetkan penanganan longsor ruas Medan-Berastagi di Sembahe rampung Desember

        Sabtu, 8 November 2025 16:19

        Teuku Rahmatsyah dipercaya jabat Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi NTT, ini sosoknya

        Teuku Rahmatsyah dipercaya jabat Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi NTT, ini sosoknya

        Selasa, 14 Oktober 2025 13:30

        41 hakim dimutasi dalam rapim Mahkamah Agung Mei 2025, berikut daftarnya

        41 hakim dimutasi dalam rapim Mahkamah Agung Mei 2025, berikut daftarnya

        Sabtu, 10 Mei 2025 23:30

    • Regional
      • Dinkes: Korban keracunan makanan capai 132 orang

        Dinkes: Korban keracunan makanan capai 132 orang

        Rabu, 5 Juni 2024 21:40

        Elfin Elyas sebut perlunya optimalisasi Jalur distribusi wilayah Pantai Barat Sumut

        Elfin Elyas sebut perlunya optimalisasi Jalur distribusi wilayah Pantai Barat Sumut

        Rabu, 6 September 2023 20:48

        Bastian Panggabean lantik pengurus DPD IPK Padang Lawas

        Bastian Panggabean lantik pengurus DPD IPK Padang Lawas

        Kamis, 19 Januari 2023 21:27

        Aktivitas lempeng Indo-Australia akibatkan gempa  di Singkil, Aceh

        Aktivitas lempeng Indo-Australia akibatkan gempa di Singkil, Aceh

        Senin, 16 Januari 2023 9:28

        UAH apresiasi pinjaman tanpa bunga di Bukittinggi

        UAH apresiasi pinjaman tanpa bunga di Bukittinggi

        Senin, 17 Oktober 2022 0:30

    • Ekonomi Dan Bisnis
      • KAI Sumut : 205.532 penumpang gunakan layanan pemindai wajah

        KAI Sumut : 205.532 penumpang gunakan layanan pemindai wajah

        Jumat, 16 Januari 2026 10:54

        Turun Rp6.000, emas Antam kini di angka Rp2,669 juta/gram

        Turun Rp6.000, emas Antam kini di angka Rp2,669 juta/gram

        Jumat, 16 Januari 2026 10:50

        Lanjutkan tren naik, harga emas Antam Kamis di angka Rp2,675 juta/gram

        Lanjutkan tren naik, harga emas Antam Kamis di angka Rp2,675 juta/gram

        Kamis, 15 Januari 2026 9:58

        Harga emas di Pegadaian terus naik, kini ada sentuh Rp2,752 juta/gram

        Harga emas di Pegadaian terus naik, kini ada sentuh Rp2,752 juta/gram

        Kamis, 15 Januari 2026 9:36

        OJK Sumut selenggarakan 1.288 literasi keuangan sepanjang 2025

        OJK Sumut selenggarakan 1.288 literasi keuangan sepanjang 2025

        Kamis, 15 Januari 2026 9:24

    • Hukum dan Kriminal
      • Pasal penghinaan Presiden di KUHP baru diuji ke MK

        Pasal penghinaan Presiden di KUHP baru diuji ke MK

        Rabu, 14 Januari 2026 12:44

        DPP PPRN Indonesia berharap Polres Toba ungkap kebakaran Sopo Parsaktian Datu

        DPP PPRN Indonesia berharap Polres Toba ungkap kebakaran Sopo Parsaktian Datu

        Rabu, 14 Januari 2026 10:50

        KPK geledah Kantor Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan

        KPK geledah Kantor Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan

        Selasa, 13 Januari 2026 14:43

        Polda Sumut selidiki jaringan peredaran 2,5 kilogram zat keytamine

        Polda Sumut selidiki jaringan peredaran 2,5 kilogram zat keytamine

        Senin, 12 Januari 2026 18:09

        KPK tetapkan 5 tersangka usai OTT soal dugaan suap pemeriksaan pajak

        KPK tetapkan 5 tersangka usai OTT soal dugaan suap pemeriksaan pajak

        Minggu, 11 Januari 2026 11:21

    • Olahraga
      • Bulu Tangkis
      • Futsal
      • Piala Dunia
      • Piala Eropa
      • PSMS
      • Sepakbola
      • Tenis
      • Editorial
          • Artikel
          Dua dekade, PWI Tanjungbalai "lahirkan" 21 wartawan kompeten

          Dua dekade, PWI Tanjungbalai "lahirkan" 21 wartawan kompeten

          Rabu, 31 Desember 2025 15:34

          Aksi heroik Gemdeman evakuasi korban longsor Tapanuli Utara

          Aksi heroik Gemdeman evakuasi korban longsor Tapanuli Utara

          Selasa, 30 Desember 2025 17:01

          Advetorial - Kebijakan strategis Pemkot Tanjungbalai wujudkan "EMAS" ditengah efisiensi anggaran

          Advetorial - Kebijakan strategis Pemkot Tanjungbalai wujudkan "EMAS" ditengah efisiensi anggaran

          Selasa, 16 Desember 2025 14:38

          Cahaya dari Pesantren: Menanam Cinta Ilahi, Menuai Peradaban Dunia

          Cahaya dari Pesantren: Menanam Cinta Ilahi, Menuai Peradaban Dunia

          Selasa, 21 Oktober 2025 17:34

      • Peristiwa
        • ESB dorong digitalisasi untuk cegah fraud di bisnis kuliner Medan

          ESB dorong digitalisasi untuk cegah fraud di bisnis kuliner Medan

          Kamis, 15 Januari 2026 9:34

          BMKG peringatkan potensi hujan lebat-sangat lebat pada Kamis

          BMKG peringatkan potensi hujan lebat-sangat lebat pada Kamis

          Kamis, 15 Januari 2026 9:21

          Antaranews raih lagi Adam Malik Awards untuk media daring terbaik

          Antaranews raih lagi Adam Malik Awards untuk media daring terbaik

          Rabu, 14 Januari 2026 11:33

          Mendagri: Percepatan pemulihan pascabencana jadi prioritas utama

          Mendagri: Percepatan pemulihan pascabencana jadi prioritas utama

          Selasa, 13 Januari 2026 13:53

          Prabowo targetkan kemiskinan ekstrem nol pada 2029

          Prabowo targetkan kemiskinan ekstrem nol pada 2029

          Senin, 12 Januari 2026 15:29

      • Cuaca
        • Brimob gencarkan pembersihan SMP Langkat percepat aktivitas belajar

          Brimob gencarkan pembersihan SMP Langkat percepat aktivitas belajar

          Senin, 29 Desember 2025 16:57

          Kementan/Bapanas kembali salurkan bantuan logistik bencana di Sumut

          Kementan/Bapanas kembali salurkan bantuan logistik bencana di Sumut

          Minggu, 28 Desember 2025 14:59

          Pemkot Medan kerahkan 3.000 personel atasi sampah usai banjir

          Pemkot Medan kerahkan 3.000 personel atasi sampah usai banjir

          Minggu, 28 Desember 2025 14:58

          Gubernur Sumut minta PPPK tingkatkan pelayanan kepada masyarakat

          Gubernur Sumut minta PPPK tingkatkan pelayanan kepada masyarakat

          Kamis, 25 Desember 2025 10:20

          Gubernur Sumut: Prioritas  pemerintah bangun rumah korban yang hilang

          Gubernur Sumut: Prioritas pemerintah bangun rumah korban yang hilang

          Sabtu, 20 Desember 2025 19:00

      • Foto
        • Pemantauan penyaluran MBG di Medan

          Pemantauan penyaluran MBG di Medan

          Rabu, 14 Januari 2026 11:29

          Pelindo Multi Terminal layani kapal bantuan korban bencana di Belawan

          Pelindo Multi Terminal layani kapal bantuan korban bencana di Belawan

          Senin, 12 Januari 2026 11:49

          Pangdam l/BB Tinjau Pembangunan Jembatan Aramco di Langkat 

          Pangdam l/BB Tinjau Pembangunan Jembatan Aramco di Langkat 

          Rabu, 24 Desember 2025 18:59

          KPP Pratama Lubuk Pakam Perkuat Pelayanan Prima Berbasis Coretax, Hadirkan Loket Tambahan hingga Layanan Akhir Pekan. 

          KPP Pratama Lubuk Pakam Perkuat Pelayanan Prima Berbasis Coretax, Hadirkan Loket Tambahan hingga Layanan Akhir Pekan. 

          Kamis, 18 Desember 2025 15:43

          Menyelamatkan lampu untuk peneranggan pascabanjir Bandang

          Menyelamatkan lampu untuk peneranggan pascabanjir Bandang

          Kamis, 4 Desember 2025 19:21

      • Video
        • Polrestabes Medan ungkap perdagangan bayi bermodus adopsi di Medan

          Polrestabes Medan ungkap perdagangan bayi bermodus adopsi di Medan

          Jumat, 16 Januari 2026 0:20

          Pemulihan bencana di Sumut, Kodam I/BB terima alat berat dari KSAD

          Pemulihan bencana di Sumut, Kodam I/BB terima alat berat dari KSAD

          Senin, 12 Januari 2026 11:22

          Pascabanjir Sumatera, Disdukcapil Medan ganti ribuan dokumen warga

          Pascabanjir Sumatera, Disdukcapil Medan ganti ribuan dokumen warga

          Kamis, 8 Januari 2026 17:18

          Hari pertama sekolah, ratusan siswa SD di Garoga belajar di tenda

          Hari pertama sekolah, ratusan siswa SD di Garoga belajar di tenda

          Senin, 5 Januari 2026 19:56

          Kodam I/BB bangun Jembatan Aramco guna pulihkan akses warga di Langkat

          Kodam I/BB bangun Jembatan Aramco guna pulihkan akses warga di Langkat

          Senin, 5 Januari 2026 14:30

      Kenali kecemasan akademik pada anak dan cara mengatasinya

      Senin, 22 November 2021 10:53 WIB 1465

      Kenali kecemasan akademik pada  anak dan cara mengatasinya

      Ilustrasi (Pexel)

      Jakarta (ANTARA) - Seiring dengan meredanya kasus COVID-19, pemerintah mulai mengizinkan sejumlah sekolah menjalankan pembelajaran tatap muka (PTM) dengan syarat penerapan protokol kesehatan (prokes) setelah para siswa menjalankan pembelajaran jarak jauh (PJJ) demi mencegah tersebarnya virus corona.

      Berdasar fakta di lapangan, PJJ ternyata menimbulkan berbagi permasalahan, mulai dari kejenuhan hingga tekanan yang memicu stres.

      Kondisi kecemasan akademik tersebut bila berlangsung terus menerus akan berdampak buruk pada psikologi murid bahkan mengakibatkan learning loss saat PTM dimulai.

      Baca juga: COVID-19 di Eropa kembali melonjak, Indonesia jangan ikut-ikutan

      Survei yang dilakukan oleh Gerakan Sekolah Menyenangkan menemukan bahwa 70 persen murid yang menjalani PJJ mengalami emosi negatif. Banyaknya tugas yang diberikan tidak sebanding dengan waktu pengerjaannya adalah salah satu pemicu kecemasan pada murid. Hal tersebut dapat memberikan dampak negatif ketika mereka memulai transisi kembali ke sistem PTM.

      Selain itu, emosi negatif ini juga mempengaruhi keseimbangan mental pelajar.

      Bukan hanya murid, emosi negatif akibat PJJ juga dapat dialami oleh para guru.

      Selama PJJ, guru diharuskan memanfaatkan perangkat elektronik sebagai media pembelajaran. Dalam praktiknya tidak jarang mereka pun mengalami kesulitan dalam mengoperasikan perangkat elektronik tersebut.

      Belum lagi jaringan internet yang tidak stabil kerapkali menjadi kendala dalam penyampaian materi. Hal ini tentu saja mengakibatkan penurunan motivasi mengajar sekaligus masalah kecemasan pada guru.

      Kepala Bagian Psikologi Klinis Universitas Katholik Atma Jaya,Nanda Rossalia, M.Psi.,Psikolog menuturkan bahwa di awal PTM guru dan sekolah cenderung fokus mengejar materi-materi yang tertinggal selama PJJ. Padahal yang jauh lebih penting adalah bagaimana mengelola kondisi emosional dan psikologikal murid.

      "Kecemasan akademik siswa perlu diatasi dengan peran sinergis dari banyak pihak, tidak hanya dari murid itu sendiri. Guru tentunya memiliki porsi yang signifikan dalam membantu murid mengatasi kecemasannya," kata Nanda dalam webinar Basic Counselling Skill yang diselenggarakan oleh Cetta Satkaara dan Rumah Guru BK (RGBK) pada Sabtu (20/11).

      Para guru harus sigap melihat gejala gejala emosi negatif dengan melakukan konseling secara efektif, kata Nanda.

      "Jadi lihat dan tes dahulu bagaimana kondisi murid-muridnya," kata Nanda.

      Senada dengan Nanda, Founder Rumah Guru BK (RGBK) dan Widyaiswara PPPPTK Penjas dan BK di Kemendikbud Ristek, Ana Susanti, M.Pd.CEP, CHt mengatakan bahwa mengatasi kecemasan anak didik penting dilakukan guna melancarkan kegiatan belajar mengajar ke depannya.

      "Jika peserta didik merasa senang menerima pembalajaran kita, 85 persen dari ingatannya bisa bertahan lebih lama dibandingkan dengan peserta didik yang tidak menerima kenyamanan dar gurunya," kata Ana yang menambahkan bahwa kenyamanan bisa diberikan para guru melalui sebuah ketrampilan counselling skill.

      Basic counselling skill, kata Ana, perlu diberikan kepada seluruh tenaga pendidik, bukan hanya kepada guru bimbingan dan konseling (BK) karena pada kenyataannya menurut data Kemendikbud Ristek, 36 persen atau sekira 12.000 guru dari 33.000 guru BK bukan berlatar belakangkan pendidikan non-BK.

      "Enam persen atau 2000 orang memang sudah diberi diklat jenjang dasar Penjas dan BK Kemendikbud Ristek."

      Halaman selanjutnya: Kecemasan akademik Kecemasan akademik

      Kecemasan merupakan suatu keadaan khawatir di mana seseorang merasakan bahwa sesuatu yang tidak menyenangkan atau buruk akan segera terjadi.

      "Khawatir sebenarnya diperlukan jika dalam kadar yang tidak berlebihan, karena khawatir akan membuat seseorang untuk dapat proaktif berjaga-jaga melakukan sesuatu agar apa yang terjadi masih dalam ekspektasi," kata Nanda.

      Kecemasan akademik bukan hanya kecemasan ketika menghadapi ujian, namun termasuk juga kecemasan terhadap beberapa hal lainnya.

      Ada berbagai macam faktor penyebab kecemasan akademik di sekolah, di antaranya adalah target kurikulum yang terlalu tinggi, iklim pembelajaran yang tidak kondusif, pemberian tugas yang sangat padat, sistem penilaian ketat dan “kurang adil”, sikap dan perlakuan guru yang dinilai “kurang bersahabat” misalnya galak, judes dan kurang berkompeten. Selain itu, sarana dan prasarana belajar yang sangat terbatas juga bisa menjadi penyebabnya.

      Kecemasan akademik perlu ditangani segera, kata Nanda. Apalagi jika siswa sudah mulai ketakutan akibat tidak sanggup lagi mengerjakan tugas menumpuk sehingga bisa menyebabkan mereka benci terhadap mata pelajaran atau bahkan bisa sampai benci terhadap guru yang mengajar di mata pelajaran tersebut.

      "Atau bisa juga menyebabkan siswa berbohong, prestasi menurun, serta bolos dari mata pelajaran."

      "Guna mengatasi kecemasan akademik siswa, diperlukan peran sinergis dari banyak pihak, tidak hanya dari siswa itu sendiri. Guru tentunya memiliki porsi yang signifikan dalam membantu siswa mengatasi kecemasan siswa. Kecemasan pada dasarnya dapat diatasi dengan meningkatkan kesadaran diri akan apa yang menjadi sumber masalah," katanya.

      Guru dapat membantu siswa dengan mengenali apa yang menjadi sumber kecemasan siswa dan mengetahui masalah yang dialami siswa terkait kegiatan pembelajaran daring. Selain itu, guru perlu untuk dapat mengenali sekaligus mengidentifikasi gejala-gejala kecemasan akademik yang terjadi pada siswa.

      Guru dapat menggali data ini dengan melakukan komunikasi yang suportif sehingga terjalin interaksi yang mendukung pada siswa sehingga siswa dapat menjadi terbuka akan masalahnya.

      Dengan adanya komunikasi yang suportif dari guru, siswa mendapatkan dukungan sosial yang diperlukannya dalam menghadapi situasi yang tidak menyenangkan seperti saat ini.

      Peran guru siasati kecemasan

      Nanda menjelaskan guru sebagai pendamping harus berperan menjadi konselor.

      "Artinya, mampu mendengarkan secara aktif yaitu memberikan kesempatan bagi murid untuk mengeluarkan pikiran dan perasaannya, lalu memberikan umpan balik."

      Nanda juga menekankan para guru untuk tidak melakukan hal-hal yang membuat murid enggan terbuka soal kecemasannya. Mulai dari argumentasi, menggurui sampai menghakimi. Menurutnya konselor yang baik juga harus memiliki empati, ketulusan (genuine) serta sikap menghargai nilai-nilai yang dimiliki murid apa adanya (unconditional positive regard).

      Penerapan metode tersebut saat konseling akan membuat murid merasa diperhatikan, didukung sehingga bisa lebih nyaman untuk menceritakan kecemasan yang dialaminya. Terjalinnya komunikasi yang saling mendukung ini, akan mempermudah guru dalam membantu murid mencari solusi dari masalah yang mereka hadapi selama masa transisis PTM.

      Lebih lanjut, Ana mengatakan guru diharapkan tidak hanya sebagai pengajar konten, tapi guru juga bisa mengantarkan peserta didik berkembang.

      "Dan salah satu caranya bisa mengantarkan dengan sehat salah satunya adalah dengan membekali guru dengan basic counselling skill."

      Menyambut hari guru yang jatuh pada 25 November 2021, Cetta Satkaara bekerja sama dengan RGBK menyelenggarakan kegiatan webinar bagi guru tingkat SD dan SMP hingga SMA sederajat secara nasional. Rangkaian webinar ini diadakan pada 20 & 21 November 2021 melalui aplikasi zoom meeting dan diikuti oleh 674 guru yang terpilih.

      Webinar pertama diadakan pada Sabtu, 20 November 2021 dengan tema Basic Counseling Skills (BCS): Mengatasi Kecemasan Murid Di Awal Pembelajaran Tatap Muka (PTM) yang diikuti oleh 286 guru terpilih.

      Tema tersebut dipilih berdasarkan poling nasional yang dilakukan per November 2021 kepada 106 guru ditingkat SD hingga SMA dari 20 provinsi, seputar permasalahan yang sering mereka temui dalam kegiatan belajar mengajar (KBM) sehari-hari, khususnya selama peralihan dari PJJ ke PTM.

      "Melalui rangkaian Program Webinar Satkaara Berbagi, kami berupaya memberi solusi kepada para guru terhadap permasalahan KBM terutama yang timbul jelang PTM dengan menghadirkan pakar yang kompeten di bidangnya," kata Co-Founder dan Senior Advisor PT Cetta Satkaara, Ruth Andriani.

      Selain tema BCS, Satkaara Berbagi juga memfasilitasi para guru untuk meningkatkan kemampuan komunikasinya dengan Webinar Publik Speaking yang diselenggarakan pada hari Minggu, 21 November 2021. Webinar yang diikuti oleh 240 guru terpilih ini menghadirkan pembicara Manager Presenter dan Sekretariat Redaksi TvOne, Divi Lukmansyah serta Founder RGBK dan Widyaiswara PPPPTK Penjas dan BK di Kemendikbud Ristek, Ana Susanti.

      Kedua webinar yang didedikasikan bagi para guru ini merupakan wujud nyata komitmen Satkaara Berbagi untuk meningkatkan kualitas tenaga pengajar dan pendidikan di Indonesia.

      Selain pengetahuan baru, Satkaara Berbagi juga memberikan apresiasi berupa asuransi jiwa kepada 60 guru yang ikut serta dalam rangkaian program webinar dengan total nilai perlindungan sebesar Rp300.000.000 dan periode perlindungan selama satu tahun.

      Pewarta: Ida Nurcahyani
      Editor : Juraidi
      COPYRIGHT © ANTARA 2026

      Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

      • Whatsapp
      • facebook
      • twitter
      • email
      • pinterest

      Berita Terkait

      Kiat kurangi kecemasan orang  tua saat anak PTM

      Kiat kurangi kecemasan orang tua saat anak PTM

      21 Januari 2022 09:21

      Pj Gubernur Sumut: Orang tua berperan penting tentukan masa depan  anak

      Pj Gubernur Sumut: Orang tua berperan penting tentukan masa depan anak

      5 November 2024 14:29

      Empat hal yang perlu diperhatikan ketika anak sakit

      Empat hal yang perlu diperhatikan ketika anak sakit

      31 Januari 2024 20:01

      Anak yang kurang waktu berkualitas akan sulit capai tugas perkembangan

      Anak yang kurang waktu berkualitas akan sulit capai tugas perkembangan

      31 Januari 2024 17:53

      Ayah juga perlu persiapkan diri untuk dampingi ibu menyusui

      Ayah juga perlu persiapkan diri untuk dampingi ibu menyusui

      3 Agustus 2023 17:39

      Lindungi anak dari kekerasan, orang tua perlu melek digital parenting

      Lindungi anak dari kekerasan, orang tua perlu melek digital parenting

      16 Juli 2023 17:56

      Manfaat bermain dari "problem solving" hingga latih bahasa

      Manfaat bermain dari "problem solving" hingga latih bahasa

      4 Februari 2023 18:37

      Tips mendidik anak agar otaknya dapat bekerja dengan benar

      Tips mendidik anak agar otaknya dapat bekerja dengan benar

      14 November 2022 14:03

      Terkini

      • Wamenag: Insan Kementerian Agama pilar penjaga harmoni keumatan

        Wamenag: Insan Kementerian Agama pilar penjaga harmoni keumatan

        6 jam lalu

      • Polsek Barumun gelar peringatan Isra Mi'raj

        Polsek Barumun gelar peringatan Isra Mi'raj

        6 jam lalu

      • Gubernur Bobby terus percepat pemulihan pascabencana Sumut

        Gubernur Bobby terus percepat pemulihan pascabencana Sumut

        8 jam lalu

      • Bukan cuma lumpur, pasca banjir di Tapsel ular juga ikut muncul

        Bukan cuma lumpur, pasca banjir di Tapsel ular juga ikut muncul

        10 jam lalu

      • Ongkos 10 ribu, trayek DAMRI Dolok Masihul Medan resmi di buka

        Ongkos 10 ribu, trayek DAMRI Dolok Masihul Medan resmi di buka

        11 jam lalu

      Foto

      Pemantauan penyaluran MBG di Medan

      Pemantauan penyaluran MBG di Medan

      Pelindo Multi Terminal layani kapal bantuan korban bencana di Belawan

      Pelindo Multi Terminal layani kapal bantuan korban bencana di Belawan

      Pangdam l/BB Tinjau Pembangunan Jembatan Aramco di Langkat 

      Pangdam l/BB Tinjau Pembangunan Jembatan Aramco di Langkat 

      KPP Pratama Lubuk Pakam Perkuat Pelayanan Prima Berbasis Coretax, Hadirkan Loket Tambahan hingga Layanan Akhir Pekan. 

      KPP Pratama Lubuk Pakam Perkuat Pelayanan Prima Berbasis Coretax, Hadirkan Loket Tambahan hingga Layanan Akhir Pekan. 

      Menyelamatkan lampu untuk peneranggan pascabanjir Bandang

      Menyelamatkan lampu untuk peneranggan pascabanjir Bandang

      Terpopuler

      Kejari Labuhanbatu terima uang penganti Rp400 juta dari perkara korupsi Puskesmas

      Kejari Labuhanbatu terima uang penganti Rp400 juta dari perkara korupsi Puskesmas

      Gubernur Sumut luncurkan aplikasi Simantap Sumut

      Gubernur Sumut luncurkan aplikasi Simantap Sumut

      Padangsidimpuan heboh! Babi Hutan "touring pagi" berakhir di Jalan Sudirman

      Padangsidimpuan heboh! Babi Hutan "touring pagi" berakhir di Jalan Sudirman

      Pemkot Medan pastikan operasional dinas tak terganggu kirim alat berat

      Pemkot Medan pastikan operasional dinas tak terganggu kirim alat berat

      Pembangunan sekolah rakyat tahun 2025-2026 dilaunching di Sergai

      Pembangunan sekolah rakyat tahun 2025-2026 dilaunching di Sergai

      Antara News sumut
      sumut.antaranews.com
      Copyright © 2026
      • Top News
      • Terkini
      • RSS
      • Twitter
      • Facebook
      • Berita Sumut
      • Regional
      • Ekonomi Dan Bisnis
      • Hukum Dan Kriminal
      • Olahraga
      • Editorial
      • Peristiwa
      • Ketentuan Penggunaan
      • Tentang Kami
      • Pedoman
      • Kebijakan Privasi
      • BrandA
      • ANTARA Foto
      • Korporat
      • PPID
      • www.antaranews.com
      • Antara Foto
      • IMQ
      • Asianet
      • OANA