Medan (ANTARA) - Penyebaran berita atau informasi hoax menjadi isu yang berbahaya dalam hidup berbangsa dan bermasyarakat. Isu suku, agama, ras dan antar golongan (sara) hingga ujaran kebencian menjadi topik berbahaya dalam penyebaran berita hoax. 

Hal itu disampaikan Ketua LBH Poros, Willy Wasno Sidauruk pada webiner Literasi Digital,  (8/7) untuk Kabupaten Simalungun yang mengangkat tema "Sudah Tahukan Kamu Dampak Penyebaran Berita Hoax".

Dalam pemaparannya ia mengatakan dalam hitungan menit, informasi yang disebarluaskan di internet dapat dengan mudah diakses oleh pemilik ponsel cerdas di seluruh penjuru dunia.

Baca juga: Efek negatif teknologi digital pada anak

Willy menyatakan pentingnya peran serta pemerintah maupun masyarakat untuk mengatasi dan mengantisipasi bahaya hoax dengan melakukan klarifikasi berita yang benar kepada masyarakat.

Muncul Cyber Troops atau Cyber Army sebagai komponen penting dalam perang komunikasi, dan masyarakat menjadi mudah larut, tersentuh emosi dan terlibat perang komunikasi. 

Golongan paling besar dari pembagian hoax adalah misinformasi, disinformasi dan malinformasi.  

Dilanjut dengan sesi Budaya Digital oleh Dr. JANNUS TIMBO HALOMOAN (Praktisi Kehumasan, Penulis dan Akademisi). Tiarma memberikan materi dengan tema “Internet Addiction: How Much Is It Much".

Jannus memberikan contoh aktifitas digital antara lain penyediaan kelas virtual, berkomunikasi antar warga sekolah menggunakan teknologi digital, pengarsipan digital, menyimpan foto, data, atau file/ berkas soft document di Cloud, media sosial untuk peningkatan usaha dan kewirausahaan dan sebagainya. 

Manfaat dari digital diantaranya menghemat waktu, lebih hemat biaya, memperoleh informasi terkini dengan cepat dan memperluas jaringan. Sedangkan pengaruh negatif menurut Jannus yaitu bertebarannya hoaks, kebebasan berpendapat yang kebablasan, krisis identitas dan karakter Bangsa dan lain lain.

Sesi Kecakapan Digital, oleh DRS RUSMANTO, MM (Wakil Ketua Komite Penyelaras TIK), dengan tema “Digital Skilla And Online Learning"

Rusmanto menjelaskan secara singkat, keterampilan digital yang berkembang pesat.  Kelebihan dari online learning salah satunya, belajar dapat dilakukan dimana dan kapan saja  menggunakan smartphone atau laptop, online learning dapat menjangkau seluruh Indonesia dengan kualitas yang sama.

Webinar diakhir oleh Kevin Nguyen seorang influencer & Co Founder Cetak Kreator yang mengatakan telah banyak korban cyberbulliying dan berita hoax karena tidak memahami dunia digital. 

Makanya disarankan oleh Kevin untuk meningkatkan skill dalam ilmu digital agar dapat aman dan terlindungi dari segala pengaruh hoax, penipuan di media sosial dan menjadi korban cyberbulliying.

 

Pewarta: Rilis
Editor : Juraidi

COPYRIGHT © ANTARA 2026