Tapanuli Selatan (Antaranews Sumut) - Angkola Muaratais, Kecamatan otonom termuda di Kabupaten Tapanuli Selatan terus melakukan pembenahan sebagai tuntutan organisasi.

"Salah satunya yang terbentuk yakni Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT)," kata Camat Angkola Muaratais A.M.Fadhil Harahap di Sipirok, Rabu malam.

Bahkan BKMT yang dibentuk 29 September 2018 lalu sudah memulai kegiatan pengajian perdana di kecamatan yang dikukuhkan pada 7 Agustus 2018 oleh Plt Gubsu Eko Subowo tersebut.

"Pengajian yang menghadirkan penceramah ustadz Hamdan Firdaus tersebut merupakan program BKMT sesuai hasil musyawarah anggota sebelumnya,"jelasnya.

Diungkapkan Fadhil, al-ustadz Hamdan dalam kesempatan pengajian tersebut juga mengajak masyarakat Muaratais untuk tetap menjaga serta memelihara ukhuwah antar sesama.

Fadhil menyatakan, BKMT selaku mitra pemerintah kecamatan, merupakan wadah induk organisasi kemasyarakat/keagamaan yang cukup eksis sejak dibentuk sekitar delapan tahun lalu oleh Bupati Syahrul M.Pasaribu.

Fadhil juga mengajak seluruh jamaah hadir untuk tetap menjaga persatuan kesatuan serta kekompakan antar inter sesama dalam rangka percepatan pembangunan daerah.

"Saya yakin kekompakan kebersamaan yang terbina baik selama ini menjadi spirit untuk menjadikan Angkola Muaratais dapat sejajar dengan 14 kecamatan lainnya di Tapsel,"tekadnya.

Ketua BKMT Angkola Muaratais Nurbaiti Siregar, tambahnya, mengatakan BKMT siap mendukung seluruh progam pemerintah demi mewujudkan masyarakat sehat cerdas dan sejahtera sesuai visi misi.

Dari pengajian tersebut BKMT dan jamaah lainnya berhasil mengumpulkan dana bantuan untuk disalurkan kepada korban bencana gempa/tsunami Palu - Donggala melalui Kodim 0212/ TS.

Pewarta: Kodir Pohan
Editor : Juraidi

COPYRIGHT © ANTARA 2026