Humas perusahaan pengelola dan pengadaan air minum setempat, Muhammad Iwan Lubis, Senin, mengatakan, kegiatan berlangsung selama 20 hari kerja, 24 September - 20 Oktober 2018 dengan sasaran 2.000 kepala keluarga.
Kondisi yang menjadi acuan, minat menjadi pelanggan PDAM Tirtauli, listrik rumah 450-1.300 Watt, jarak rumah dengan pipa distribusi, dan data lain warga yang berhubungan.
Hasilnya diajukan ke Pemerintah Kota dan Kementerian PUPR guna mendapatkan persetujuan menerima program Hibah Air Minum berupa penyambungan distribusi pipa ke rumah warga dengan biaya murah.
"Bisa jadi gratis, menunggu petunjuk teknis, tetapi rekening air tetap dibayar secara normal," katanya.
Untuk itu, warga diimbau memberikan data sesuai kondisi sebenarnya, supaya program yang bersumber dana dari APBN tahun 2019 itu berjalan lancar.
Anggota DPRD dari PAN, Nurlela Sikumbang menyampaikan apresiasi atas kepedulian Pemerintah terhadap kebutuhanair bersih kepada masyarakat kurang mampu.
Dia mengatakan, air bersih penting untuk tubuh dan kesehatan warga supaya bisa menjalankan aktivitas secara maksimal.
Untuk itu, petugas pendataan disarankan berkoordinasi dengan aparat pemerintahan kelurahan dan kepala lingkungan supaya program tepat sasaran. ***4***
Pewarta: WaristoEditor : Juraidi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.